Pada 1969 ini pula Soetjipto bersama 15 rekannya dari PSMS memperkuat Timnas Indonesia di Merdeka Tournament yang berlangsung di Malaysia. Hanya Surya Lesmana dan Budi Santoso yang waktu bukan pemain PSMS. Di Final yang berlangsung pada November 1969 di stadion Merdeka Malaysia, Timnas Indonesia berhadapan dengan tuan rumah Malaysia.

Timnas Indonesia sukses menjadi Juara setelah di Final menaklukkan Malaysia 3-2. Gol Indonesia dicetak oleh Iswadi Idris, Soetjipto Soentoro dan Jacob Sihasale. Kemenangan ini sendiri cukup berarti bagi Indonesia mengingat rivalitas berat yang terjadi diantara kedua tim dalam berbagai turnamen.

Pada 1970 Soetjipto memimpin rekan-rekannya membawa PSMS Medan sebagai klub Indonesia pertama yang tampil di AFC Champions Cup yang berlangsung di Teheran dan lolos sampai Semi Final. Di Semifinal ini PSMS takluk 0-2 dari tuan rumah Taj Teheran yang pada akhirnya tampil menjadi Juara.Di AFC Champions Cup 1970 ini
PSMS akhirnya menduduki peringkat IV setelah dalam perebutan tempat ketiga kalah 0-1 dari Homenetmen (Lebanon).

PSMS MEDAN 1969 Ki-Ka : Iswadi Idris, Abdul Kadir, Achmadsyah “Ipong” Silalahi, Anwar Ujang, Sunarto, Sarman Panggabean, Jacob Sihasale, Yuswardi, M Basri, Yudo Hadianto dan Soetjipto Soentoro (Cpt) (Dok.Perpusnas)

Ini merupakan Sejarah Emas bagi PSMS dan persepakbolaan Indonesia.Apalagi dalam penyisihan grup PSMS sukses menaklukkan West Bengal (India) 1-0 dan Royal Thai Police (Thailand) 4-0.

Tentang kiprahnya di PSMS yang sukses ini dalam sebuah wawancara pada tahun 1991 menjelaskan bahwa dirinya bersama rekan-rekannya yang berasal dari luar Medan dan Sumut memakai prinsip “Di mana Bumi Dipijak Di situ Langit Dijunjung” dalam bermain. Artinya ketika di PSMS maka hati,jiwa dan loyalitas mereka murni untuk PSMS walau harus berhadapan dengan klub asal mereka sebelumnya.

Seperti ketika melawan Persija walau mereka di PSMS mereka tidak segan-segan bermain keras. Bahkan ketika memperkuat Tim PON Sumut melawan DKI Jakarta di PON 1969 Tjipto, Iswadi, Yudo Hadianto, Sinyo Aliandoe terlibat baku hantam dengan rekan-rekan mereka di Persija yang membela Tim PON DKI Jakarta.

Bagikan: