Seperti dikutip dalam buku Sepakbola Indonesia Alat Perjuangan Bangsa, saat timnas melakukan lawatan ke beberapa negara di Eropa medio 1965, sosok Soetjipto cukup memukau publik di sana dengan mencetak gol-gol spektakuler, terutama ketika melawan Feyenoord dan Werder Bremen.
Ketika melawan Bremen Tjipto berhasil mencetak hattrick dan penampilannya mengundang decak kagum walau akhirnya Timnas kalah 5-6 dalam duel di Bremen tersebut. Penampilan gemilangnya ini membuat Manajer Werder Bremen menawari Tjipto untuk memperkuat Bremen namun ditolak oleh Tjipto karena tidak disetujui oleh Presiden Soekarno.
Ketika memimpin rekan-rekannya di Timnas pada Kings Cup 1968, di Bangkok ia berhasil membawa timnya menjadi juara untuk pertama kalinya. Timnas Indonesia menjadi tim yang tak terkalahkan dalam turnamen ini. Dalam partai alokasi grup menang dengan Malaysia 1-0. Indonesia tergabung di grup 2 bersama dengan Burma
dan Singapura. Ia mencetak 2 gol dalam pertandingan melawan Burma sebelum Indonesia menambah keunggulan melalui sundulan Jacob Sihasale.

Dalam pertandingan kedua melawan Singapura, ia menyumbangkan 1 gol yang berakhir dengan skor 7-1 bagi kemengan Indonesia. Di partai Semifinal, Indonesia berhasil menang telak atas musuh bebuyutannya Malaysia 6-1. Indonesia sempat tertinggal terlebih dahulu sebelum ia mencetak gol penyeimbang sekaligus mencetak dua gol pada pertandingan itu.
Akhirnya Indonesia melaju ke babak final dan ketika itu Indonesia sanggup mengalahkan Burma 1-0 walaupun Burma lebih mendominasi pertandingan. Satu- satunya gol dalam pertandingan itu dicetak oleh sang Kapten Timnas Soetjipto Soentoro sekaligus memastikan Indonesia menjadi Juara Kings Cup 1968 pada Final yang berlangsung pada 2 Desember 1968.
Seusai Kings Cup 1968 Soetjipto Soentoro bersama Iswadi Idris,Mulyadi,Judo Hadianto dan Sinyo Aliandoe direkrut dari Persija oleh Pardedetex merupakan klub profesional pertama di Indonesia. Selain bintang bintang Persija tersebut turut pula dikontrak bintang Persebaya yaitu Abdul Kadir dan Jacob Sihasale, bintang Persika Karawang
Anwar Ujang, bintang PSM M Basri dan bintang Persib Max Timisela serta bintang PSMS Medan Sarman Panggabean,Sunarto dan Azis Siregar.





