Oleh : Indra Efendi Rangkuti

MEDANSPORT.ID – MEDAN – Naluri tajam Karel Mainaky sebagai pelatih kembali terlihat hasilnya hari ini di Final Ganda Putri Thailand Masters 2026.

Setelah tahun 2025 lalu Karel Mainaky sukses membentuk pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum maka 2026 ini Karel Mainaky menduetkan Siti Fadia Silva Ramadhanti dengan Amalia Cahaya Pratiwi atau sering disebut Fadia/Tiwi.

Pada awalnya Fadia berduet dengan Apriyani Rahayu dan Tiwi berduet dengan Lanny Tria Mayasari.

Prestasi kedua pasangan inipun naik turun dan tidak konsisten. Akibatnya Karel Mainaky memutuskan merombak kedua pasangan tersebut.Fadia diduetkan dengan Tiwi dan Apriani Rahayu diduetkan dengan Lanny Tria Mayasari. Kedua pasangan baru ini memulai debutnya di Indonesia Masters 2026.

Karel Mainaky melihat Tiwi memiliki serangan tajam mematikan melalui smash keras dan dropshot yang akurat serta kemampuan mengcover lapangan. Sedangkan Fadia memiliki permainan net yang ciamik dan sergapan – sergapan akurat di depan net. Potensi itulah yang dinilai Karel Mainaky akan membuat Fadia/Tiwi akan sukses jika diduetkan.

Pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi Bersama Pelatih Kepala Ganda Putri Indonesia Karel Mainaky Dan Asisten Pelatih Ganda Putri Nitya Krishinda Maheswari Di Podium Juara Thailand Masters 2026

Sebenarnya Tiwi dan Fadia sudah menunjukkan potensi bagus untuk sukses jika diduetkan. Di Semifinal Piala Sudirman 2025 secara dadakan Karel Mainaky menduetkan keduanya. Tiwi dan Fadia tampil cukup baik menghadapi ganda putri tangguh Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee. Tiwi/Fadia mampu merepotkan duet Korea Selatan tersebut walau akhirnya takluk dengan rubber set 10-21, 21-18 dan 15-21.

Banyak pengamat menilai keduanya akan sukses jika terus diduetkan. Namun seusai Sudirman Cup 2025 Fadia tetap berduet dengan Lanny Tria Mayasari dan Tiwi berduet dengan Febriana Dwipujikusuma.

Belakangan Fadia kembali diduetkan dengan Apriani Rahayu dan Tiwi diduetkan dengan Lanny. Namun prestasi mereka mandek dan tidak berkembang.

Akhirnya di Indonesia Masters 2026 Tiwi dan Fadia kembali diduetkan. Hasilnya keduanyapun tampil baik. Namun sayang langkah mereka terhenti di babak 8 Besar setelah takluk dari duet Jepang Arisa Igarashi/Miyu Takahashi dengan rubber set 21-16, 11-21 dan 14-21.

Kekalahan ini tidak menyurutkan semangat Tiwi/Fadia Dengan optimisme tinggi keduanya mengikuti tutnamen BWF Super 300 Thailand Masters 2026 yang berlangsung pada 27 Januari – 1 Februari 2026 di Stadion Nimibutr Bangkok Thailand.

Pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi Berangkulan Penuh Haru Usai Memastikan Diri Menjadi Juara Ganda Putri Thailand Masters 2026

Di babak 32 besar Fadia/Tiwi sukses menaklukkan duet Denmark Kathrine Vang/Mette Werge dengan straight set 21-7 dan 21-11. Di babak 16 besar Fadia/Tiwi sukses menaklukkan duet Hongkong Fan Ka Yan/Yau Mau Ying dengan straight set 21-12 dan 21-15.

Di babak 8 besar Fadia/Tiwi sukse menyingkirkan duet China Taipei Chen Yu Hsuan/Liu Chiao Yun dengan straight set 24-22 dan 21-12.

Di Semifinal lewat pertarungan ketat Tiwi/Fadia sukses menyingkirkan duet Jepang Kaho Osawa/Mai Tanabe dengan rubber set 21-23, 21-12 dan 21-15. Di Final Fadia/Tiwi berhadapan dengan duet China Bao Lijing/Li Yijing. Bao Lijing/Li Yijjng maju ke Final setelah menaklukkan duet Indonesia lainnya Febriana Dwipujikusuma / Meylisa Trias Puspitasari dengan rubber set 21-11, 16-21 dan 21-15.

Pada pertandingan Final ini duet Tiwi/Fadia meski sempat mengimbangi permainan Bao Lijing/Li Yijjng namun akhirnya fi set pertama ini Fadia/Tiei tidak mampu keluar dari tekanan dan akhirnya takluk dengan 15-21.

Di set kedua Fadia/Tiwi mencoba terus menekan setelah mendapat arahan dari duet pelatih Karel Mainaky dan Nitya Krishinda Maheswari. Hasilnya di set kedua ini Fadia/Tiwi sukses meredam permainan Bao Lijing/Li Yijjng dan menang dengan skor 21-15.

Kemenangan di set kedua ini membuat Fadia/Twi makin percaya diri memasuki set ketiga ditambah motivasi yang terus diberikan pelatih Karel Mainaky dan Nitya Krishinda Maheswari. Awalnya Fadia/Tiwi sempat memimpin jauh namun Bao Lijing/Li Yijjng terus mencoba mendekat dan mengimbangi. Tetapi akhirnya dengan permainan yang memukau Tiwi/Fadia memenangkan set ketiga dengan skor 21-18.

Begitu pukulan Fadia tidak mampu dijangkau Li Yijing meledaklah kebahagian di wajah Tiwi dan Fadia. Keduanya berangkulan kemudian memeluk dan menyalami pelatih Karel Mainaky dan Nitya Krishinda Maheswari lalu memberi penghormatan kepada suporter Indonesia yang hadir di arena dan terus mendukung perjuangan mereka.

Pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Amalia Cahaya Pratiwi adalah ganda putri Indonesia kedua yang menjadi Juara di Thailand Masters sejak pertama kali digelar pada 2016. Sebelumnya pada 2025 Siti Fadia Silva Ramadhanti yang berduet dengan Lanny Tria Mayasari sukses menjadi Juara.

Tentu ini kebanggaan bagi Siti Fadia Silva Ramadhanti karena mampu menjuarai ganda putri Thailand Masters 2025 dan 2026 dengan pasangan yang berbeda.

Pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi Di Podium Juara Thailand Masters 2026

Dengan usia Fadia yang 25 tahun dan Tiwi yang 24 tahun tentu besar harapan pecinta bulutangkis Indonesia mereka akan terus berkibar di turnamen – turnamen selanjutnya yang mereka ikuti.

Di Thailand Masters 2026 ini Indonesia sukses meraih 4 gelar juara.Selain di ganda putri Indonesia meraih gelar juara melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (ganda putra), pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil (ganda campuran) dan Mohammad Zaki Ubaidillah (tunggal putra)

Selamat kepada Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi.Semoga ini menjadi awal baik bagi kalian untuk terus berprestasi mengharumkan nama Indonesia di pentas bulutangkis dunia.

Bagikan: