Dengan kepala masih diperban akibat luka pada pertandingan melawan Persebaya, Kapten PSMS Ramlan Yatim memimpin rekan – rekannya melawan Persija yang dikapteni oleh Djamiat Dhalhar. Di awal laga PSMS menunjukkan dominasinya atas Persija yang terlihat sedikit “demam panggung’ meladeni permainan ofensif
PSMS.Duet Ramli Yatim dan Yusuf Siregar dengan disupport Ramlan Yatim dan bintang muda PSMS Ahmad Kadir berulangkali melancarkan serangan menusuk ke lini pertahanan Persija.

“Demam panggung” pemain – pemain Persija terlihat jelas ketika bintang Persija Van der Berg hampir saja mencetak gol ke gawang sendiri. Kalau saja penjaga gawang Arnold Van der Vin tidak sigap menangkap bola hasil tendangan Van der Berg, gol akan tercipta untuk PSMS. Demikian juga dengan PSMS Medan, hampir saja Djamiat Dhalhar membuka skor pada menit-menit awal, andai kiper PSMS Medan, Kliwon, tidak cekatan dan sigap menepis bola.

PSMS kemudian berhasil membuka keunggulan terlebih dahulu. Berawal dari kesalahan umpan di lini tengah Persija, striker PSMS Yusuf Siregar yang memotong serangan Persija tersebut berhasil mengirim umpan matang kepada Syamsudin yang tidak menyia-nyiakan peluang emas tersebut. Tendangan keras Syamsudin berhasil
membobol gawang Persija yang dikawal Arnold Van Der Vin.

Skuad PSMS dalam duel dengan Persija di putaran Final Kejurnas PSSI 1954 di Std.Ikada Jakarta 26 Desember 1954.

Gol yang dicetak PSMS ini membuat Persija tersentak dan langsung bangkit dengan melancarkan serangan. Memanfaatkan kesalahan dari pemain PSMS Medan pemain Persija Hasan berhasil mencuri bola dari kaki pemain PSMS. Setelah sedikit menggiring bola, Hasan kemudian melancarkan umpan silang yang disambut dengan
sundulan kepala dari Kapten Persija Djamiat Dhalhar yang berhasil membobol gawang PSMS yang dikawal Kliwon.

Setelah gol Djamiat itu, barulah Persija menguasai pertandingan. Gol Persija kembali tercipta yang kali ini dilesakkan oleh Hong Sing. Setelah kedudukan menjadi 2-1 untuk Persija keributan pun terjadi akibat Hasan yang bermain kasar terhadap pemain PSMS Yusuf Siregar. Keributan ini sampai harus ditenangkan oleh Yusuf Yahya, Ketua Umum Persija kala itu.

Pada awalnya wasit Van Yperen memberi penalti kepada PSMS akibat pelanggaran yang dilakukan Hasan kepada Yusuf Siregar namun kemudian wasit menganulir keputusan tersebut akibat protes dari kapten Persija Djamiat Dhalhar.Pemain – pemain PSMS sempat protes akibat keputusan wasit Van Ypren ini namun tidak digubris oleh sang wasit.

Bagikan: