Di babak kedua pemain-pemain PSMS tampil tak sehebat di babak pertama. Sementara Persib meningkatkan tempo permainan. Bahkan akibat frustrasi menemui benteng tangguh pertahanan berlapis PSMS Medan, pemain-pemain Persib mencoba memancing permainan keras. Di menit ke-47 Adjat nyaris memperkecil kekalahan timnya.

Ketika di dalam satu serangan sporadis berhasil melewati Sunardi A. Tapi ketika Adjat sudah berhadapan dengan kiper Ponirin Meka, penjaga gawang itu dengan berjibaku menerkam bola dari kaki Adjat yang hendak mengayunkan kakinya.

Persib berhasil memperkecil ketinggalan di menit ke-65. Dalam satu kemelut libero PSMS Sunardi A terjebak hands ball dalam kotak penalti. Wasit Jafar Umar langsung menunjuk titik putih. Iwan Sunarya berhasil menyelesaikan tugas eksekusi itu dengan baik. Skor berubah menjadi 2-1.

Mamek Sudiono menangis haru dalam pelukan Kapten PSMS Sunardi B usai penaltinya memastikan kemenangan PSMS atas Persib di Final Divisi Utama Perserikatan PSSI 1985.

Kemudian Persib menyamakan kedudukan di menit ke-74. Bermula dari tendangan penjuru Iwan Sunarya dan berhasil disundul Adjat Sudrajat ke tiang gawang PSMS. Sedangkan kiper Ponirin sudah terlanjur salah posisi.

Walaupun Persib mencoba makin meningkatkan tempo permainan dengan menggencarkan tekanan ke pertahanan PSMS, tapi hingga pluit panjang tanda usainya pertandingan berbunyi di babak kedua ini, skor tak berubah 2-2.

Bagikan: