Dirangkum Kembali Oleh: Indra Efendi Rangkuti (Staf Tax Centre USU & Pemerhati Olahraga Sumut)

Ternyata!!! Legenda Bulutangkis Sudirman Itu Asal Pematang Siantar

Bapak Sudirman

MEDANSPORT.ID - MEDAN - Sudirman atau dikenal dengan nama Dick Sudirman, lahir di Pematang Siantar, Sumatra Utara, pada 29 April 1922. Sudirman adalah anak ke-2 dari 11 bersaudara. Ayahnya bernama Sumono dan ibunya bernama Sutarmi.Kedua suami istri ini berasal dari Jawa Tengah. Sumono berasal dari Purworejo dan Sutarmi berasal dari Pati.

Pada awal 1920-an pasangan ini hijrah ke Pematang Siantar akibat mutasi tugas orangtuanya, Sumono sebagai pegawai pemerintah. Saat itu Sumono ditugaskan untuk menangani pembangunan jalan di beberapa wilayah Sumatera Timur. Sudirman hidup di lingkungan keluarga yang mencintai olahraga. Sejak kecil ia gemar bermain bulu tangkis di belakang rumahnya.

Pada tahun 1929 Sudirman memasuki sekolah dasar HIS (Hollandsch Inlandsche School)di Pematang Siantar. Pada masa SD ini Sudirman menunjukkan minat yang besar di bidang kepanduan dan olahraga.Pada masa SD ini Sudirman aktif di Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI) yang kini dikenal dengan istilah Pramuka.

Selain kepanduan olahraga juga menjadi bidang yang ditekuninya.Dan olahraga yang digemari dan ditekuninya adalah bulutangkis. Pada masa itu Sudirman juga sering mengikuti turnamen bulutangkis di Siantar dan kerap
menjadi juara.

Pada tahun 1936 seusai menamatkan pendidikannya di HIS Sudirman pindah ke Medan untuk melanjutkan studinya di MULO (setara SMP). Saat itu Sudirman memasuki MULO Medan (kini SMP Negeri 1 Medan). Semasa di Medan
ini pula bakat bulutangkisnya kian terasah hingga akhirnya menjadi salah satu bintang bilutangkis tingkat pelajar di Sumut.

Walau menekuni bulutangkis dan kerap menjuarai turnamen namun Sudirman tidak melupakan studinya dan akhirnya dirinyapun menjadi salah satu lulusan terbaik di sekolahnya. Atas prestasinya yang sukses di bulutangkis dan akademik pada momen perpisahan di sekolahnya Sudirman mendapat hadiah pulpen dari Sultan Deli.

Pada masa tersebut hanya siswa-siswa terbaik yang mendapat hadiah dari Sultan Deli.Hadiah itu sangat berkesan baginya yg mendorongnya untuk sukses di studi dan hobi yg ditekuninya kelak. Seusai menamatkan SMPnya di Medan Sudirman kemudian pindah ke Yogyakarta pada tahun 1939 untuk melanjutkan pendidikan AMS (setara SMA). Nah, ketika itu Sudirman mulai terjun serius ke dunia bulu tangkis.

Dirinya juga kerap menjuarai turnamen bulutangkis di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Pada 1942 tidak lama setelah menamatkan AMSnya di Yogyakarta Jepang menduduki Indonesia. Kondisi ini membuat hubungan Sudirman dengan orang tuanya di Pematang Siantar terputus akibat penataan ulang yang dilakukan oleh pemerintah kolonial Jepang terhadap pegawai pemerintah dan berujung kepada kondisi Sudirman tidak mendapat kiriman uang secara rutin dari orangtuanya.

Selanjutnya 1 2 3 4 5
Penulis:
Editor: Dollar Parinduri

Baca Juga