Andreas juga turut menjadi bagian PSMS yang tampil di Piala Caltex 1988. Kehadirannya cukup sukses membuat lini pertahanan PSMS kian solid dan akhirnya sukses menjadi Juara. Di sinilah Andreas mendapat julukan “Soh Chin Ann Indonesia” karena permainannya yang lugas dan kokoh seperti libero kenamaan Malaysia tersebut yang pernah menjadi libero terbaik Asia Tenggara era 70-an.

Kesuksesan ini kembali diulang Andreas ketika membawa PSMS Medan menjadi Juara Piala Caltex 1990. Sinar Andreas baru benar – benar terang benderang ketika memperkuat PSMS Medan di Divisi Utama Perserikatan PSSI 1991/1992 yang dilatih oleh Wibisono, Ismail Ruslan dan Atjong.

PSMS MEDAN 1991/1992. Berdiri Ki-Ka: Nirwanto, Andreas, Witya Fusen, Sisgiardi, Ramli Lubis, Abdul Rahman: Jongkok Ki-Ka: Azwardin Lubis, Edwin Daud, Bambang Usmanto, Sumardi, Suharto AD.

Duetnya di lini belakang bersama Ramli Lubis membuat pertahanan PSMS solid dan kokoh hingga akhirnya PSMS lolos dengan sukses ke babak 6 Besar Divisi Utama Perserikatan PSSI dengan status Juara Grup Wilayah Barat. Kecemerlangan PSMS ini terus berlanjut hingga akhirnya PSMS lolos ke Semifinal sebagai Juara Grup dan melawan Persebaya Surabaya.

Duel kedua tim ini berlangsung sengit dan keras.Ibnu Graham dkk berulang kali membombardir gawang PSMS namun selalu mentok ketika berhadapan dengan duet palang pintu PSMS Andreas dan Ramli Lubis. Namun akhirnya Persebaya sukses membobol gawang PSMS lewat gol Hartono pada menit ke-42 yang kemudian dibalas PSMS lewat gol penalti dari Suharto AD.

Tim PSMS Medan Ketika Melawan Tim PON Irian Jaya (Papua) Oktober 1993 di Stadion Teladan Medan. Berdiri Ki-Ka: Kuswitono, Sugiar, Iwan Karokaro, Syamsuddin Rangkuti, Andreas dan Edwin Daud. Jongkok Ki-Ka: Eka Miharwiyanto, Zefrizal, Syafril, Suryadi dan Abdul Rahman.

Di babak kedua Persebaya kembali melancarkan serangan yang berujung lahirnya gol pada menit ke-65 lewat kaki Ibnu Grahan. Ketinggalan gol membuat PSMS makin bersemangat untuk membalas bahkan Andreas ikut maju hingga ke depan dan akhirnya berbuah gol lewat kaki Sumardi pada menit ke-83 yang bertahan hingga pertandingan berakhir.

Bagikan: