Pada 1984, lanjutnya, Bang Azhary pindah ke Persija karena waktu itu bekerja di Bank Indonesia. Namun hingga kini hati dan cintanya untuk PSMS tidak luntur. “Sejak 1991, Bang Azhari fokus ke tugasnya di Bank Indonesia,” kataya.
Seusai pensiun dari OJK kini mulai aktif membina tim usia muda di Jakarta. Pada 1982 itu, urainya, Bang Azhari Rangkuti dipanggil memperkuat PSSI Garuda. Selain Azhari Rangkuti turut juga dipanggil PSSI Marzuki Nyakmad dan Patar Tambunan.
“Untuk tahun 1987 ada 6 pemain binaan PSMS yang jadi starting eleven di skuad SEA Games. Ponirin Meka, Azhary Rangkuti, Marzuki Nyakmad, Ricky Yacob, Jaya Hartono dan Patar Tambunan. Plus Herry Kiswanto yang dibesarkan Pardedetex Medan,” ungkapnya.

Situmorang,alm.Langkat Sembiring,alm.Ricky Yacob,Azhari Rangkuti,Benny Van Breukelen,Eddy Harto,Juanda. Aidil Fitri,Syaiful Ramadhan,Sutrisno.
Jongkok Ki-Ka :Supardi. Musimin,Suherman.Isran Efendi. Singgih Prasojo.
Tim ini dilatih oleh alm.Eddy Simon dengan Asisten alm.Subekti.
Dan, menurut Indra Efendi Rangkuti, darah sepakbola yang mengalir di tubuhnya itu adalah dari orangtuanya sendiri, Rony Rangkuti. Rony Rangkuti sendiri diketahui mantan pengurus PSMS selama beberapa periode dan bekas kolumnis olahraga ternama.”Ketika di PSMS Medan Bang Azhari Ranguti dibina di klub Medan Putra dan Perisai,” bebernya.





