Sebelum Kadispora Sumut Tuahta Ramajaya Saragih mengatakan Selekda yang digelar merupakan salah satu media untuk menjaring para atlet melalui talent scouting. Gubsu telah menyampaikan agar melakukan Selekda karena pada tahun 2024, Sumut menjadi salah daerah menjadi tuan rumah PON.

“Pak gubernur minta 50 persen emas harus raih dari setiap nomor pertandingan pada Cabor yang berlaga di PON. Pemprovsu sangat mendukung perkembangan cricket di Sumut, rencana akan di bangun tempat latihan cricket di kompleks sport center berlokasi di jalan William Iskandar Medan,” tutur Tuahta.

Sementara itu, Ketua Pengprov PCI Sumut Wangsa Amin menuturkan terima kasih kepada semua yang telah mendukung dan mensukseskan Selekda cricket, khususnya pengurus kabupaten/kota yang telah mengirim atletnya untuk mengikuti seleksi.

Meski pun persiapan sangat singkat memberikan apresiasi kepada panitia dan pelatih nasional yang telah didatangkan PCI Sumut untuk membina dan membimbing para atlet menguasai tehnik dan skill dalam olahraga cricket.

“Selekda yang digelar memiliki berapa tahap antara lain fisik dan harus memahami peraturan cricket. Selekda yang digelar merupakan program KONI Sumut dan Pengprov PCI Sumut pada tahun 2022. Terima kasih kepada KONI Sumut yang telah menambah nomor pertandingan cabor cricket. Pada PON Papua mempertandingkan 6 nomor pertandingan. Selanjutnya pada PON Aceh-Sumut mempertandingkan 10 nomor pertandingan,” ujar Wangsa Amin.

Wangsa Amin menambahkan 10 nomor pertandingan pada PON 2024 terdiri dari 5 nomor pertandingan putra dan 5 nomor pertandingan putri. Sesuai kesepakatan pengprov PCI maka menargetkan minimal 5 medali emas untuk diraih.

Bagikan: