Apakah ada dampak ketika PSSI seakan-akan dijadikan sebagai kendaraan politik untuk konstelasi pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024 mendatang? Tak usah dibahas sampai ke situ.

Yang pasti, olahraga tidak semestinya dibawa-bawa ke ranah politik. Olahraga itu memiliki jiwa fair play. Mesti dikelola secara profesional. Outputnya adalah prestasi. Memberi kebanggaan bagi bangsa dan negara. Bukan untuk dibentur-benturkan dengan syahwat politik.

Jadi, alangkah baiknya, semua pengurus PSSI dari yang tertinggi sampai tingkat daerah harus diganti. Tidak boleh lagi berkecimpung di dunia sepakbola. Biar orang-orang profesional yang mengendalikannya. Orang-orang yang concern dan punya passion di sepakbola.

Ayo bangkit dan benahi persepakbolaan Indonesia!

Bagikan: