*PON XX Papua

Frenko Ginting ; Penantian 7 Tahun Diharapkan Berbuah Emas Di Papua

Frenko Ginting Atelt Pencak Silat Asal Kota Binjai
Frenko Ginting Atelt Pencak Silat Asal Kota Binjai

MEDANSPORT.ID- MEDAN-- Hangat, humoris dan sopan. Ya itulah kesan pertama Medansport.id saat melakukan obrolan santai dengan sosok Frenko Ginting.

Tapi siapa sangka, di balik kesederhanaannya ternyata pria yang akrab disapa Fren ini adalah pria yang begitu serius dan fokus kala melakoni laga yang dihadapinya.

Begitulah Fren. Atlet pencak silat yang tengah mempersiapkan dirinya menatap PON Papua 2020 nanti. Dirinya dikenal tak memberi ampun siapapun lawannya.



Bagaimana penuturan dan pengalamannya hingga dirinya begitu mencintai cabor silat, Fren coba berbagi kisahnya kepada awak media beberapa waktu lalu.

"Suka sama silat itu emang udah dari SMP. Cuma karena di sekolah dulu belum ada, jadi gak latihan. Ketika memasuki SMA, kebetulan saya sekolah di SMAN3 Binjai, dan kebetulan guru olahraga saya pelatih silat juga di sekolah, namanya Arimansyah dan Risman Nasution. Yaudah terus diajak sama guru olahraga tadi untuk latihan lebih serius mendalami ilmu pencak silat ini," kenang pria yang kini berusia 24 tahun itu.

Bagi Fren yang kini berstatus sebagai karyawan pabrik kompor ini mengaku tak pernah merasa lelah dalam tekadnya berkarier di olahraga untuk mengharumkan daerahnya khususnya Sumut di kancah nasional maupun internasional.

Sepulang kerja, anak kedua dari lima bersaudara ini pun menghabiskan waktu untuk berlatih pencak silat. Kerja kerasnya pun berbuah hasil.

"Aku dapat kesempatan ikut seleksi Prapon dan Alhamdulillah masuk," ujarnya dengan penuh semangat.

Setidaknya dalam beberapa tahun sejumlah prestasi telah ditorehkannya. Di antaranya pada 2013 juara 2 Porwilsu. 2014 juara 2 Porprovsu, 2017 juara 1 Kejurda, 2018 juara 1 Porprovsu, dan pada 2019 juara 2 Kejurnas (seleksi PON).

Disinggung hal yang paling berkesan, buah hati Sarjuna Ginting dan Elita Wati ini mengaku 2019 adalah even yang tak bisa terlupakan olehnya.

"2019 pastinya. Karena prestasi saat itu yang menghantarkan saya pada titik sekarang ini setelah penantian selama 7 tahun," ujarnya.



Kini Frenko Ginting hanya menatap persiapan menghadapi PON Papua dan Penantian tujuh tahun itu pun diharapkan mampu memberikan hasil yang maksimal.

"Ya, yang jelas sampai pada titik ini bukan perjuangan yang mudah karena sebelum masuk ke Pelatda Sumut saya dari kerja pulang ke Binjai langsung latihan sendri sampai jam 10 malam. Semoga kerja keras itu bisa menghasilkan emas, Insya Allah," tutup pria penggemar nasi goreng itu. (*)

Penulis: Joko Heriyanto
Editor: Kesuma Ramadhan

Baca Juga