MEDANSPORT.ID- MEDAN– Kompetisi Medan Community League Serie B Sesion 3 Pekan Ketiga yang berlangsung di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, Minggu (28/11/2021) tampilkan sejumlah laga sengit.
Pada laga pembuka yang mempertemukan Bara Bumi dan Marelan City, kedua tim harus puas berbagi poin dengan skor akhir 2-2. Marelan City yang sempat unggul 1-0 pada babak pertama tak mampu mempertahankan keunggulannya bahkan sempat tertinggal 2-1 hingga akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Sementara pertandingan kedua, Tukang Stel meraih kemenangan keduanya setelah pekan sebelumnya juga meraih kemenangan. Pada pertandingan kali ini Tukang Stel menang dengan skor ketat 1-0 dari lawannya Fusion.
Menyahuti kemenangan itu, sang arsitek Anes mengaku puas, namun dirinya melihat masih banyak kekurangan yang dimiliki terutama pada lini depannya.
“Finishing touch masih jadi masalah walaupun menang tapi banyak membuang peluang ini akan jadi evaluasi kita kedepannya,” sebut Anes dalam sesi post match usai laga.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama pelatih Fusion, Nanda menyayangkan kekalahan timnya. Mengingat ada miss komunikasi penjaga gawang yang membuat timnya harus kebobolan dan kalah pada laga tersebut.
“Kita terima kekalahan ini karena dalam laga pastinya ada kalah dan ada menang. Yang sedikit kecewa karena main kita sudah bagus tapi ada sedikit miss kordinasi yang membuat kita harus kehilangan poin. Tapi ini akan kita benahi di laga berikutnya,” ucapnya.
Laga lainnya Partoba FC kembali harus menelan kekalahan untuk kedua.kalinha setelah pada laga pekan ketiga harus mengakui keunggulan Tasbi dengan skor tipis 1-0.
Laga keempat mempertemukan dua tim sesama Belawan, yakni Belawan City dan Gempana. Derby Belawan itu pun disudahi dengan kemenangan Belawan dengan skor ketat 1-0.
Laga kelima PSB Takenaka yang dilatih mantan penyerang Timnas dan juga PSMS Medan Saktiawan Sinaga harus puas berbagi angka dengan lawannya Persemar.
Secara mengejutkan Persemar yang belum pernah menang pada dua laga sebelumnya berhasil bangkit dan nyaris mengalahkan Takenaka.
Menyahuti hasil imbang itu, manajer Takenaka Ikhwan tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya.
“Anak-anak sudah bermain baik hanya saja beberapa pemain inti kita tidak bisa hadir. Namun tetap akan kia evaluasi ke depannya,” sebut Ikhwan.
Sementara itu pelatih Persemar, Pesta Sibarani mengaku puas dengan hasil imbang yang didapat anak asuhnya.
“Inilah sepakbola kita tidak bisa memprediksinya. Walaupun kita sudah unggul namun kita harus puas dengan hasil imbang. Apalagi pemain kita banyak yang muda, setidaknya ini jalan untuk memberi kesempatan mereka berkarir di klub yang lebih baik lagi,” harapnya.
Sementara laga penutup yang mempertemukan sang pemuncak klasemen Dojan FC dan peringkat empat Mabar FC dimenangkan tim Mabar FC.
Kemenangan ini membuat Dojan harus rela turun ke peringkat ketiga sementara klasemen dan Belawan naik ke klasamen atas ditemani Mabar. (*)




