MEDANSPORT.ID – MEDAN – Hari ini penantian Indonesia selama 16 tahun untuk melihat pebulutangkis tunggal putri berlaga di Semifinal Olimpiade berakhir. Dengan gemilang Gregoria Mariska Tunjung menaklukkan pebulutangkis Thailand Ratchanok Intanon di babak 8 besar Olimpiade Paris 2024 sekaligus memastikan diri lolos ke Semifinal.

Tunggal putri terakhir Indonesia yang berlaga di Semifinal Olimpiade adalah Maria Kristin Yulianti. Torehan itu dicatatkannya di Olimpiade Beijing 2008. Saat itu Maria Kristin melaju ke Semifinal setelah di babak 8 besar menaklukkan pebulutangkis India Sania Nehwal dalam pertarungan rubber set 26-28,21-14 dan 21-15

Sayangnya langkah Maria Kristin Yulianti terhenti di Semifinal setelah takluk dari pebulutangkis papan atas China Zhang Ning 15-21 dan 15-21. Zhang Ning akhirnya meraih Medali Emas setelah di Final menaklukkan rekannya Xie Xingfang.

Namun Maria Kristin Yulianti tidak ingin hanya sekedar lolos ke Semifinal. Dengan gemilang Maria Kristin berhasil menggagalkan ambisi China yang ingin menempatkan 3 atletnya di podium Juara.

Di perebutan Medali Perunggu dengan gemilang Maria Kristin menaklukkan pebulutangkis China Lu Lan dengan rubber set 11-21,21-13 dan 21-15.

Yang lebih luar biasa sepanjang Olimpiade Beijing 2008 Maria Kristin bertarung dengan cedera lutut akut yang menderanya selama bertahun – tahun. Cedera ini pula yang membuatnya tidak diprediksi bakal sukses di Olimpiade Beijing 2008 tersebut.

Namun dorongan dan motivasi tinggi dari sang pelatih Hendrawan membuatnya tampil luar biasa dan menjungkir balikkan prediksi tersebut.

Kini Gregoria Mariska Tunjung mengikuti jejak Maria Kristin Yulianti dengan melangkah ke Semifinal dan akan menghadapi pebulutangkis tangguh Korsel An Se Young. Dan seperti Maria, Gregoria juga tidak diprediksi melangkah ke Semifinal.

Kini Gregoria memiliki tantangan baru untuk memupus penantian panjang Indonesia selama 28 tahun untuk melihat tunggal putri Indonesia berlaga di Final Olimpiade.

Tunggal putri Indonesia terakhir yang berlaga di Final Olimpiade adalah Mia Audina yang tampil di Final Olimpiade Atlanta 1996. Sayang waktu itu Mia takluk dari Bang Soo Hyun di Final.

Gregoria Mariska Tunjung adalah tunggal putri Indonesia ke-4 yang berlaga di Semifinal Olimpiade. Sebelumnya ada Susy Susanti (1992 dan 1996), Mia Audina (1996) dan Maria Kristin Yulianti (2008).

Mampukah Gregoria menaklukkan An Se Young sekaligus melangkah ke Final Olimpiade 2024? Tidak ada yang tidak mungkin jika Gregoria tampil rileks dan menunjukkan penampilan terbaik.dengan motivasi dan fighting spirit yang tinggi.

Doa kami menyertai perjuanganmu Gregoria Mariska Tunjung.

Bagikan: