MEDANSPORT.ID-MEDAN-Guna mematangkan dan memantapkan persiapan atlet cricket Sumut menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut. Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Sumatera Utara (Sumut) telah mendatangkan pelatih internasional alias pelatih asing. Sebanyak 3 pelatih asal Sri Lanka telah mendarat di Bandara Kualanamu Internasional, Deliserdang, Jumat (15/12/2023)

Usai mendarat para pelatih yakni Mohamed Mubarak, Mohamed Razik dan Nawabdeen bersama dengan Sekretaris Umum (Sekum) PCI Sumut, Abdul Hakim Siregar melakuk audensi ke kantor KONI Sumut, yang langsung diterima Ketua KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis.

Jhon Ismadi Lubis mengharapkan cabor cricket Sumut yang telah mendatangkan pelatih asing asal Sri Lanka dapat meningkatkan kemampuan atlet cricket jelang menghadapi PON Sumut Aceh 2024.

“KONI Sumut tetap mendorong dan mengapresiasi setiap kegiatan pembinaan yang dilaksanakan Pengprov PCI Sumut untuk memanfaatkan kesempatan yang telah mendatangkan pelatih dari luar negeri. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas para atlet cricket menuju PON 2024”, ujar Ketua KONI Sumut.

Jhon menambahkan pelatih memegang peranan penting dalam mencetak atlet berprestasi. Jika ingin meningkatkan prestasi atlet Sumut. Salah satunya dengan menghadirkan pelatih asing yang memiliki standar lebih tinggi. Untuk itu dengan kehadiran pelatih asing ini akan meningkatkan kualitas para atlet cricket sehingga raihan emas dapat terwujud pada pesta olahraga tanah air yang digelar empat tahun sekali.

Sementara itu, Sekum PCI Sumut Abdul Hakim Siregar mengatakan pelatih tim PON cricket Sumut asal Sri Lanka akan melatih teknik-teknik kepada atlet-atlet PON Sumut. Kehadiran 3 pelatih asal Sri Lanka terdiri dari Mohamed Mubarak, Mohamed Razik dan Nawabdeen, merupakan bagian dari program PCI Sumut dalam rangka memenuhi dan berusaha untuk mencapai hasil yang ditargetkan oleh KONI Sumut yakni, maksimal mendulang 4 medali emas di arena PON Aceh-Sumut

Hakim menuturkan dengan menghadirkan 3 pelatih dari Sri Lanka, mereka akan dikontrak sampai usai PON. Para pelatih ingin memberikan pandangan bagaimana cricket itu bermain dan beberapa hal yang diperbaiki dan sejumlah teknik-teknik dasar yang juga direview untuk bisa memahami betul bahwa bermain cricket itu secara utuh. Jadi bukan hanya sekedar tau bermain dan selamanya bermain tetapi membuat kemajuan bagi atlet yang akan berlaga di PON.

“Kehadiran pelatih Internasional asal Sri Lanka tersebut merupakan sebuah komitmen PCI Sumut untuk terus meningkatkan kualitas para atlet cricket Sumut agar prestasi cricket Sumut terbaik di PON pada 2024 mendatang”, pungkas Hakim. (*)

Bagikan: