Bahar pun memaparkan progres venue yang dibangun atau direnovasi untuk pelaksaaan ke-34 cabor dimaksud. “Sekarang di Desa Sena Kualanamu sedang dibangun lima venue, yakni Stadion Utama, Stadion Madya Atletik, Martial Art Arena, Voli Indoor dan Arena Motocross,” jelasnya.
Ada venue Berkuda di Tahura, Tanah Karo. Selain itu pihaknya sudah bantu merehabilitasi GSG Unimed sebesar Rp2 miliar untuk menggelar dua cabor martial art.
“Di Stadion Unimed nantinya ada Cabor Drumband, Cabor Binaraga di Auditorium Unimed dan Cabor Kabbadi di Gelanggang Mahasiswa Unimed,” tambah Bahar.
Ditegaskannya bahwa Pemprovsu sudah membangun 5 venue baru serta merenovasi 9 venue sepanjang sepanjang tahun 2023 dengan waktu yang sangat sempit. “Ini semua untuk olahraga, bukan untuk kepentingan lainnya,” klaim Bahar.
Menurut Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis melalui Waketum II H Sakiruddin, Pengprov Cabor sebaiknya segera berhubungan dengan masing-masing TD.
“Kita semua, yakni Pemerintah, KONI Sumut dan Pengprov Cabor, harus bersama-sama bergandengan tangan mempertahankan venue yang sudah disiapkan, walaupun dengan catatan-catatan perbaikan,” pinta Sakir.
Sebelumnya Kabid PPO Disporasu Budi Syahputra melaporkan, visitasi dan finalisasi oleh TD 34 Cabor PON XXI Wilayah Sumut menyangkut venue, kebutuhan overlay, rencana panitia cabor, kebutuhan hari pertandingan dan spek teknis peralatan pertandingan.
“Kita sudah koordinasi dengan KONI Sumut untuk menghadirkan Pengprov Cabor yang terkait dan melekat saat visitasi TD,” jelas Budi. (ril/mds)





