MEDANSPORT.ID – JAKARTA – Pemain diaspora Timnas Indonesia U-17, Welber Jardim, mengakui bahwa dia masih berupaya untuk beradaptasi dengan cuaca di Indonesia. Menurutnya, cuaca di Tanah Air berbeda dari Brasil, dan ia merasa bahwa cuaca di Indonesia, khususnya di Jakarta, lebih panas daripada di negara asalnya.

Meski pun keduanya merupakan negara dengan iklim tropis dan terletak di sepanjang garis khatulistiwa, Welber merasa bahwa perbedaan dalam kelembaban dan intensitas sinar matahari membuat cuaca di Indonesia terasa lebih panas.

Saat ini, Welber bersama rekan-rekannya sedang menjalani persiapan di Jakarta sebelum mereka berangkat ke Surabaya untuk mengikuti babak penyisihan Grup A Piala Dunia U-17 2023 yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Berdasarkan jadwal pertandingan, Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Ekuador U-17 pada Jumat (10/11/2023), diikuti pertandingan melawan Panama pada tanggal 13 November, dan melawan Maroko pada tanggal 16 November.

Welber Jardim mengatakan, proses adaptasi dengan cuaca sedikit sulit. Di Brasil, kondisi cuaca berbeda. “Saya sedang berusaha keras untuk beradaptasi dengan cuaca di sini agar tidak terlalu lelah,” katanya.

Sementara itu, Welber Jardim menyatakan bahwa semangat dan kekompakan antara pemain Timnas Indonesia U-17 terus tumbuh dengan baik menjelang Piala Dunia U-17 2023.

Welber Jardim merupakan salah satu dari dua pemain diaspora yang telah dipanggil ke dalam skuad Timnas Indonesia U-17 untuk turnamen ini, dengan satu pemain lainnya adalah Amar Rayhan Brkic.

Dia juga menekankan bahwa selama latihan, ada momen kesenangan dan guyonan di antara pemain, tetapi tetap menjaga fokus pada persiapan mereka.

Dengan persiapan yang maksimal, Welber Jardim yakin bahwa Timnas Indonesia U-17 memiliki potensi untuk memberikan penampilan yang membanggakan dalam Piala Dunia U-17 2023. Timnya telah menjalani pemusatan latihan di Jerman selama 5 pekan, dari 18 September hingga 22 Oktober 2023.

Diketahui, diaspora adalah para pemain sepakbola yang berdarah Indonesia namun tersebar di berbagai negara. Lebih gampangnya diaspora adalah migrasi internasional ke negara tujuan karena adanya alasan tertentu.

Para pemain diaspora ini biasanya memiliki garis keturunan dari orang tua mereka atau pun kakek dan nenek mereka yang berasal dari indonesia. (blh/nt)

Bagikan: