MEDANSPORT.ID – MEDAN – PSMS berhasil menggilas tim berjulukan Traktor Kuning dalam lanjutan pekan keempat liga 2 2023/2024 di stadion Teladan Medan, Minggu (1/10/2023). Tim berjulukan Ayam Kinantan menekuk PSDS Deliserdang 3-1.

Wasit Muhammad Iqbaluddin yang memimpin pertandingan begitu meniup peluit tanda pertandingan di mulai, tim berjulukan Traktor Kuning langsung menggilas pertahanan tim berjulukan Ayam Kinantan. Selama 12 menit babak pertama tim besutan Susanto terus membombardir pertahanan tim besutan Ridwan Saragih.

Tim tuan rumah mencoba melakukan perlawanan yang mendapat support dari para pendukungnya. Di luar dugaan dengan permainan cepat PSMS, pemain bernomor punggung 21 berhasil mengecoh pertahanan PSDS. Ichsan Pratama berhasil membobol gawang lawan pada menit 19. Hal tersebut membuat pendukung PSMS berdiri dan bersorak menggema di stadion Teladan Medan. Tim tuan rumah unggul sementara 1-0

Memasuki babak kedua, tim berjulukan The Killer semakin termotivasi dan penuh semangat untuk menambah pundi gol. Menit ke 46, melalui kaki Wahyu Rahmat Ilahi berhasil menjebol gawang yang di kawal Rafli Mahreza. Kedudukan 2-0 untuk PSMS. Lagi Wahyu Rahmat Ilahi mencatat namanya di papan score dengan sepakan tak mampu di halau penjaga gawang PSDS Deliserdang.

Meskipun ketinggalan 0-3 PSDS mencoba mengejar ketinggian. Pemain asing asal Jepang Noriki Akada berhasil menggetarkan gawang PSMS pada menit 64. Kedudukan 3-1 untuk tim tuan rumah bertahan sampai babak kedua usai.

Kemenangan PSMS Medan atas PSDS Deliserdang membuat tim yang didirikan 1950 ini menjadi peringkat ketiga klassemen sementara liga 2 wilayah 1 dengan mengantongi nilai 5 setelah Persiraja Banda Aceh dengan nilai 8 dan Semen Padang dengan nilai 7.

Usai pertandingan pelatih PSDS, Susanto mengaku ada kelemahan di skuadnya sehingga membuat PSMS memenangkan pertandingan derby antar tim Sumut.

“Kelemahan kita di bola crossing, jadi ini menjadi evaluasi kita juga bagaimana meminimalisir kesalahan-kesalahan sendiri, pada pertandingan berikutnya” kata Susanto.

Dia mengaku jalannya pertandingan sebenarnya berimbang, namun dari persiapan PSMS yang lebih matang membuat timnya kalah dari PSMS. “Itulah sepakbola siapa yang start bagus pasti meraih hasil maksimal,” tandas mantan PSMS ini.

Bagikan: