Beban, itu akan menghantuinya. Artinya, apabila Pep Guardiola berhasil juara Liga Champions merupakan prestasi terbesar bagi The Citizens. Selain treble winner, sejarah itu tercatat di kancah persepakbolaan Eropa. Nama Pep Guardiola akan disanjung, dipuja-puji, diagungkan dan mengangkat marwah Manchester City.

Bagaimana dengan Inter Milan yang dalam misi ini sepertinya ‘Tahu Diri’? Bukan apa-apa, Inter Milan dengan sejumlah pemain yang dimiliki, sepertinya cuma bisa melakukan perlawanan seadanya. Apalagi langkah Manchester City menuju Final taklah mudah. Tantangan besar saat ke Final memang lebih besar dialami The
Citizens ketimbang Inter Milan.

Pun begitu Inter Milan telah memperlihatkan aksinya saat menjuarai Coppa Italia 2022-2023. Simone Inzaghi membantai Fiorentina 2-1. Sayangnya mereka gagal berada di puncak, cuma berada di posisi ketiga akhir klasemen. Di sini dengan beban yang sedikit, armada Simone Inzaghi lebih leluasa. Campur baur pemian
senior plus junior yang diterapkan Simone Inzaghi, toh nyatanya berbuah hasil manis.

Adanya Lauraro Martinez di lini depan dipadukan Romelu Lukaku, pemain gaek Henrikh Mkhitaryan, Edin Dzeko dan sejumlah lainnya begitu apik memberikan warna di Liga Champions. Nerazzurri sejauh ini juga begitu berkeinginan menggenggam tropi Champions untuk keempat kalinya. Menariknya, wakil negeri Pizza ini sudah pernah membawanya si Kuping Besar ke negerinya. Nah, itu yang sangat membedakan mereka dengan Manchester City yang belum pernah sekali pun mencium tropi Champions.

Menelisik trek rekor musim ini (Liga Champions 2022-2023), banyak yang menjagokan Mancheter City juara. Penilaian dari susunan pemain, skill, dan lainnya termasuk di dalamnya kehebatan Pep Guardiola meracik anak buahnya. Pun demikian ini sepertinya sekadar di atas kertas semata. Sebab ‘Bola Itu Bulat’ sehingga sulit untuk diperkirakan. Siapa pemegang tropi bergengsi si Kuping Besar patut disaksikan pada Minggu dini hari WIB di Stadion Olimpiade Atatürk, Istanbul, Turki.

Apakah Stadion Olimpiade Atatürk berpihak kepada Manchester City atau malah melenggangkan Inter Milan mengangkatnya untuk keempat kalinya. Stadion berkapsitas 76.092 penonton itu membuka sejarah The Citizens bersama Pep Guardiola atau mengubur harapan Erling Haaland bersama tim yang melambungkan namanya? Patut dinanti kiprah kedua tim Manchester City kontra Inter Milan. (***)

Bagikan: