Catatan MEDANSPORT.ID
Pelatih PSMS Medan I Putu Gede pernah bilang bahwa ini baru pekan ke-5 bergulir. Untuk itu situasi PSPS ini materinya adalah pemain berpengalaman.
“Jadi mereka (PSPS Pekanbaru) baru sekali main di home dan saya pikir motivasi mereka untuk bangkit yang perlu kita waspadai,” ungkap Putu.
Apalagi pertandingan kali ini di hadapan sporternya sendiri. Dipastikan PSPS Pekanbaru tak mungkin lengah. Mereka akan menjaga setiap lini dengan apik dan menghindari peluang bagi PSMS Medan.
Kapten PSMS, Joko Susilo menyebut, akan berjuang maksimal untuk merebut poin dari tim tuan rumah.
“Pada intinya kami siap memberikan yang terbaik untuk pertandingan besok dan kami perlakuan setiap lawan sama, termasuk lawan PSPS. Kami akan tampil solid, agresif dan tentunya fokus untuk target kita untuk tiga poin,” pungkasnya.
PSPS Pekanbaru sendiri diprediksi mengema skema 4-3-3. Artinya, pelatih PSPS Pekanbaru Yusup Prasetiyo lebih mengutamakan lini pertahanan dan melihat peluang sekecil mungkin untuk menjebol gawang yang dikawal Adixi Lenzivio dari tim PSMS Medan.
Bisa jadi di babak kedua formasi itu bakal diubah Yusup. Pasalnya, di babak pertama pasti Yusup fokus dalam mengantisipasi serangan tim Ayam Kinantan. Dan sepertinya PSPS Pekanbaru berkeinginan lebih dulu mencetak gol di babak pertama.
Sedangkan I Putu Gede sendiri tetap pada formasi 4-4-2. Mengandalkan dua penyerang depan yakni Yoseph Ostanika dan Sandeni Sidabutar, diharapkan mendapatkan bola-bola umpan matang dari serangan pemain sayapnya.
Sekalangan menilai bahwa keberuntungan kali ini masih berpihak pada PSMS Medan. Dengan kemenangan sekira 55 persen, imbang 20 persen dan hanya 25 persen keberuntungan bagi PSPS Pekanbaru. Lebih dari itu, kemungkinan hasil berakhir imbang akan didapati kedua kubu pada pekan ke-5 Liga Indonesia 2 ini.





