MEDANSPORT.ID – MEDAN – Inter Milan telah menanti kedatangan lawan tanding sepadan setelah mengandaskan impian AC Milan di leg kedua semifinal Coppa Italia, kemarin. Skor 3-0 menjadi bukti bahwa anak asuh Simeone Inzanghi ini layak menuju partai puncak nantinya.

Kini, satu tiket tengah diperebutkan Juventus versus Fiorentina. Leg kedua ini babak semifinal Coppa Italia 2021/22, ini digelar di Allianz Stadium, Kamis (20/4/2022) pukul 02.00 WIB. Pada leg pertama semifinal Coppa Italia 2022 yang berlangsung awal Maret lalu, Juventus menundukkan Fiorentina di Artemio Franchi dengan skor tipis 0-1. Satu-satunya gol yang tercipta di laga tersebut lahir dari kaki pemain La Viola sendiri, Lorenzo Venuti, di menit 90.

Juventus bakal berupaya menyelesaikan pekerjaannya untuk bisa melaju ke final Piala Italia 2022 sekaligus melanjutkan ambisi menyabet gelar back to back kompetisi ini. Namun demikian, Fiorentina tidak boleh diremehkan.
Terlebih, La Viola saat ini memegang catatan rekor 6 pertandingan beruntun tanpa kekalahan (4 menang, 2 imbang). Rentetan hasil apik itu bisa jadi pendongkrak motivasi bagi skuad arahan Vincenzo Italiano.

Dalam lanjutan Serie A pekan lalu, Fiorentina berhasil memetik kemenangan tipis 1-0 atas Venezia. Meski meraih 3 angka, pelatih Vincenzo Italiano mengaku belum puas dengan performa timnya. Ia menilai pasukannya bisa mencetak lebih banyak gol. Hal itu memang selaras dengan catatan statistik. La Viola mampu melesakkan setidaknya 22 tembakan percobaan dalam laga tersebut, 6 di antaranya mengarah ke gawang, tetapi hanya 1 yang berbuah gol.

“Di babak kedua kami tampil lebih buruk, di babak pertama kami menciptakan banyak peluang dan kami bisa saja mencetak lebih dari satu gol. Venezia terkadang membuat kami kesulitan. Bahkan hari ini, kami menciptakan banyak peluang, kami sangat ingin melakukannya (mencetak banyak gol),” ucap Vincenzo Italiano dalam wawancara pascalaga.

Bagaimanapun juga, kemenangan itu bisa menjadi suntikan motivasi bagi Lucas Torreira dan kawan-kawan sebelum bertandang ke Turin. Kabar baik bagi Fiorentina, tim lawannya nanti, Juventus, justru menelan hasil tidak
memuaskan dalam matchday Serie A terakhir.

Si Nyonya Tua harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu Bologna di Stadion Allianz. Setelah tertinggal lebih dulu di menit 52, Juve baru mampu menyamakan kedudukan di menit 90, beberapa menit setelah 2 pemain
Bologna diusir ke luar lapangan oleh wasit.

“Karena kami [berada dalam situasi] sebelas [pemain] melawan sembilan: Anda harus mencetak gol ketika Anda memiliki kesempatan,” terang Max Allegri, pelatih kepala Juventus. Juru taktik berusia 54 tersebut mengaku kecewa dengan hasil imbang yang diraih timnya. Menurut pengamatannya, lini pertahanan menjadi salah satu kelemahan yang perlu diperbaiki. “Pertandingan menjadi rumit setelah babak pertama yang buruk; akhir- akhir ini kami kebobolan terlalu banyak gol dan kami harus meningkatkan sambil menjaga kejelasan,” ungkapnya.

Bagikan: