Catatan MEDANSPORT.ID

Juventus memiliki peluang lebih bagus untuk lolos ke final, di mana mereka akan menghadapi salah satu dari AC Milan atau Inter Milan. Sebab, berkat gol bunuh diri injury time Lorenzo Venuti telah memberi Juventus kemenangan tipis 1-0 pada leg pertama di markas Fiorentina.

Juventus perlu berbenah. Jika kembali bermain mengecewakan, bukan tidak mungkin mereka bisa di-comeback oleh Fiorentina. Juventus tengah dilanda krisis pemain tengah. Juan Cuadrado, yang biasanya bermain di posisi
sayap, kemungkinan besar akan ditarik ke tengah bersama Arthur dan Rabiot.

Dengan keterbatasan ini, Max Allegri diprediksi bakal beralih ke skema 4-4 -2. Dusan Vlahovic masih akan memimpin barisan depan bersama Alvaro Morata. Sementara itu, sejak Vlahovic pergi dari Fiorentina, pelatih
Vincenzo Italiano lebih mengandalkan Krzysztof Piatek di sektor penyerangan.

Di laga nanti pun striker Polandia itu akan kembali memimpin, didampingi oleh 2 penyerang sayap. Kemenangan 0-1 yang diraih pada leg pertama lalu semakin memperpanjang rekor tak terkalahkan Juventus atas Fiorentina dalam kurun 2 tahun terakhir.

Dari 3 pertemuan yang terjadi, Si Nyonya Tua berhasil mengemas 2 kemenangan dan 1 hasil imbang. Kini, di pertandingan semifinal leg kedua, Fiorentina berkesempatan membalas dendam kekalahan tersebut. Namun,
misi ini tidak akan mudah diraih sebab mereka akan berperan sebagai tim tamu dalam laga nanti.

Juventus tak terkalahkan dalam 3 laga terakhirnya melawan Fiorentina di semua kompetisi. Selalu tercipta maksimal 2 gol dalam 3 pertemuan terakhir Juventus dan Fiorentina di semua kompetisi. Juventus cuma kalah 1 kali dalam 10 laga terakhirnya melawan Fiorentina di semua kompetisi.

Juventus selalu kebobolan 1 gol dalam 3 laga terakhirnya di semua kompetisi. Juventus cuma menang 2 kali dalam 6 laga kandang terakhirnya di semua kompetisi. Fiorentina selalu menang dalam 3 laga terakhirnya di semua kompetisi. Fiorentina tak terkalahkan dalam 6 laga terakhirnya di semua kompetisi.

Bagikan: