MEDANSORT.ID – MEDAN – Juara bertahan Chelsea berkunjung ke markas Lille pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2021/22, di Stade Pierre-Mauroy, Kamis (17/03/2022) pukul 03.00 WIB. Chelsea bermodalkan kemenangan 2-0 sebelum menjalani laga away menuju Perancis. Hasil apik tersebut setidaknya bisa menjadi
keuntungan tersendiri bagi The Blues dalam mengincar tiket perempat final.

Sementara Lille membutuhkan 2 gol tanpa kebobolan untuk membuat keadaan menjadi imbang. Tampil di kandang sendiri, Les Dogues berpeluang membalas kekalahan atas Chelsea dalam leg 1 pada 23 Februari lalu.

Pelatih Lille, Jocelyn Gourvennec, masih cukup percaya diri dengan pasukannya kendati dalam kondisi tertinggal dua gol atas Chelsea. Berbekal data statistik pertandingan leg 1, Gourvennec optimistis timnya bisa lebih mendominasi jalannya partai kedua mendatang. Hatem Ben Arfa dan kolega diprediksi bakal langsung menyerang sejak menit awal demi memburu gol yang dibutuhkan di depan publik sendiri.

“Chelsea selalu mendominasi permainan dan penguasaan bola. Kami hampir menyamai mereka (di leg 1). Ini berarti kami masih bisa. Mereka lebih kritis. Kami banyak menguasai bola,” kata Gourvennec seperti dikutip laman resmi UEFA.

Menurut Who Scored, dari hasil jalannya laga leg 1, kedua kubu memang hampir berimbang dalam hal penguasaan bola. Chelsea yang bertanding Stadion Stamford Bridge kala itu mencatatkan penguasaan bola sebesar 50,9 persen berbanding 49,1 persen milik Lille.

Sementara untuk jumlah tembakan ke gawang, The Blues hanya mampu melepaskan sebanyak 9 kali saja (4 on target) dan berbuah 2 gol. Angka tersebut tentu masih kalah jauh dengan raihan lawan yang melepaskan total 15 kali tembakan (2 on target).

Kendati tidak ada tembakan yang bisa dikonversi menjadi gol, catatan tersebut bisa menjadi ancaman tersendiri bagi sang wakil Premier League saat meladeni Les Dogues di Stadion Pierre Mauroy. Partai away mendatang juga menjadi tantangan bagi Edouard Mendy dan kawan-kawan untuk tetap menjaga raihan clean sheet sekaligus menyegel tiket fase selanjutnya di UCL 2022.

“(Setelah leg 1) kami mencatatkan clean sheet lagi dan ada satu laga yang memang layak. Mereka adalah tim yang kuat dan sulit untuk menghalau peluangnya. Namun, kami selalu tampil solid saat away dan tidak akan pernah memberikan peluang yang bagus [untuk lawan],” terang Thomas Tuchel, manajer Chelsea.

Bagikan: