MEDANSPORT.ID – MEDAN – PSMS Medan menyambut positif adanya regulasi penggunaan pemain asing di Liga 2 2023/2024. Regulasi tersebut mengizinkan dua pemain asing, dengan satu pemain asing bebas dan satu pemain asing dari Asia.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT. Kinantan Medan Indonesia, Arifuddin Maulana Basri, menyatakan bahwa pihak manajemen sedang mempelajari regulasi tersebut.

“Kami di manajemen sedang mempelajari juga apakah regulasi tersebut wajib atau tidak. Kami sedang memantau beberapa hal. Kami tidak ingin membeli kucing dalam karung,” katanya, kemarin.

Dijelaskan, jika regulasi tersebut wajib, pihaknya akan berusaha mematuhi. “Namun, jika hanya sebagai syarat atau sejenisnya, kami akan mencari opsi lain,” ungkapnya.

Menantu Gubernur Sumatera Utara sekaligus mantan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, ini menyatakan penggunaan pemain asing akan disesuaikan dengan kebutuhan tim.

“Jika kami tidak menemukan pemain lokal yang sesuai dengan posisi yang dibutuhkan, kami akan mencari pemain asing. Intinya, semua keputusan ini didasarkan pada kebutuhan tim dan kami akan memberikan keputusan tersebut kepada tim pelatih,” ucapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh pelatih PSMS, Ridwan Saragih. Dikatakan, bahwa penggunaan pemain asing akan disesuaikan dengan kebutuhan tim.

“Pemilihan pemain tentu didasarkan pada kebutuhan tim. Jika ada posisi yang perlu diisi dan kami merekomendasikan pemain kepada manajemen,” ujarnya.

Lebih lanjut, pelatih berusia 47 tahun ini berharap dua pemain asing yang dibutuhkan tim pelatih berada di sektor depan dan tengah. Dia pun tak menampik telah memiliki gambaran mengenai dua pemain asing tersebut.

“Kami berharap bisa mendapatkan pemain asing untuk sektor depan dan pemain asing dari Asia untuk sektor tengah. Kami sudah memiliki gambaran, tinggal melakukan negosiasi. Kami mencari pemain yang baru di Indonesia,” imbuhnya. (blh/nt)

Bagikan: