MEDANSPORT.ID – JAKARTA – Christian Hadinata/Ade Chandra adalah pasangan ganda putra Indonesia pertama yang menjadi Juara Ganda Putra All England pada 1972 setelah di final mengalahkan pasangan Inggris Ray Stevens/Mike Tredgett 15-5 dan 15-12.
Sukses ini berlanjut di 1973 ketika di Final Christian/Ade mengalahkan rekannya Tjun Tjun/Johan Wahyudi.Tjun Tjun/Johan Wahyudi melanjutkan kejayaan Indonesia di ganda putra All England dengan menjadi Juara 6 kali (1974-1975 dan 1977-1980).

Kartono/Heryanto kemudian melanjutkan dominasi Indonesia dengan 2 kali menjadi Juara (1981 dan 1984). Setelah puasa selama 8 tahun Indonesia kembali menjadi Juara ganda putra All England pada 1992 melalui pasangan Edy Hartono/Gunawan.
Pada 1994 Gunawan/Bambang Suprianto tampil menjadi Juara.Pasangan Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky sukses 2 kali menjadi Juara (1995 dan 1996). Pada 1999 pasangan Candra Wijaya/Tony Gunawan sukses menjadi Juara Ganda Putra All England.
Pada 2001 pasangan Tony Gunawan/Halim Haryanto melanjutkan kejayaan Indonesia di ganda putra All England. Pasangan Chandra Wijaya/Sigit Budiarto sukses menjadi Juara pada 2003.

“Nah itu tadi setelah puasa gelar selama 11 tahun akhirnya pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sukses menjadi Juara Ganda Putra All England pada 2014 dan kembali menjadi Juara pada 2019,” ulas pemerhati Olahraga Sumut, Indra Efendi Rangkuti, lewat pesan WhatsApp pada kru MEDANSPORT.ID, Senin (20/3/2023).
Dia melanjutnya, pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sukses 2 kali menjadi Juara pada 2017 dan 2018. Pada 2022 pasangan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana sukses melanjutkan kejataan ganda putra Indonesia di All England dengan menjadi Juara Ganda Putra All England setelah mengalahkan seniornya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.
Dan pada 2023 ini pasangan Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian menjadi pasangan ganda putra Indonesia ke-13 yang menorehkan kejayaan Indonesia di Ganda Putra All England dengan menjadi Juara setelah mengalahkan seniornya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan lewat peetarungan yang penuh aksi teknik tinggi dan sportivitas yang luar biasa dan patut diteladani.

“Artinya, kita sangat mengapresiasi cikal bakal pemain ganda putra kita yang kini mulai kembali bergeliat. Ada regenerasi dan saya berharap pasangan ganda putri kita tidak ‘habis’ begitu saja, tapi harus dibina, dicari sehingga moment terbaik bisa kita rengkuh kembali di masa mendatang,” tandas Indra Efendi Rangkuti yang juga staf Tax Centre USU Ini. (ril/mds)





