Memasuki babak kedua PSMS Medan terlihat justru mendominasi permainan dan menekan Persebaya melalui umpan-umpan lambung yang dilakukan oleh Marzuki Nyakmad dan Sunardi B. Pada menit ke-48 Ahmad yang menusuk lini pertahanan Persebaya memberikan umpan lambung kepada sang kiri luar Suherman yang
disambut dengan tendangan kaki kanan yang keras dan terarah oleh Suherman dan berhasil menggetarkan jala Persebaya yang dikawal Sasono Handito.

Gol yang dicetak Suherman disambut dengan gemuruh oleh para pendukung PSMS Medan. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan PSMS Medan. Unggul 1-0 anak- anak Medan tidak mengendurkan serangan dan berusaha untuk terus menambah gol.

Pada menit ke 62 Suherman memiliki peluang emas untuk mencetak gol setelah Sasono Handito meninggalkan jala gawangnya. Sayang tendangannya masih melambung. PSMS juga memiliki beberapa peluang antara lain lewat Sakum Nugroho pada menit 79 dan Bangga Gultom pada menit ke-86.

Stopper PSMS Sunardi A terjatuh ketika coba membobol gawang Persebaya yang dikawal Sasono Handito.

Sayang peluang – peluang itu gagal dimanfaatkan menjadi gol oleh PSMS Medan. Hingga peluit panjang pertanda berakhirnya pertandingan ditiup wasit Syahrial Ghani skor tidak berubah 1-0 untuk keunggulan PSMS Medan. PSMS Medan pun melangkah ke Final untuk menantang Persib Bandung pada 10 November 1983.

Susunan Pemain:
PSMS: Ponirin Meka, Hadi Sakiman, Hamdardi, Nurdin/Sakum Nugroho, Sunardi A, R.S Bangga Gultom, Suherman, Sunardi B, Ahmad, Zulham Effendi/Marzuki Nyakmad dan Yongkie Haurissa.

Persebaya: Sasono Handito, Muharram/Susanto, Srianto, Idrus Hasan, Nuryono Hariadi, Usman Hadi, A.Thayeb/Muntholib, Ferril Hattu, Hartono, Budhi Yohannes, dan Jongkie Kastanya. (***)

Bagikan: