Selain itu atlet Sumut juga meraih Medali Perak di cabang olahraga Wushu melalui Lindswell Kwok yang meraih Medali Perak nomor Taijiquan Putri.

Di Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang atlet Sumut kembali berkontribusi menyumbangkan medali bagi Indonesia. Dan pada Asian Games 2018 ini kembali atlet Sumut mencatat sejarah untuk kedua kalinya membuat Indonesia Raya berkumandang dan Merah Putih berkibar di tempat tertinggi setelah menyumbangkan Medali Emas bagi kontingen Indonesia di Asian Games. Medali Emas disumbangkan oleh atlet Wushu Lindswell Kwok yang meraih Medali Emas nomor Taijiquan Putri.

Selain itu atlet Sumut juga meraih Medali Perunggu di cabang olahraga Karate melalui Jintar Simanjuntak yang meraih Medali Perunggu nomor Kumite Putra 67 kg. Bagi Jintar Simanjuntak sendiri medali perunggu ini menjadi kado manis penutup karirnya di Karate.

Dan di Asian Games 2022 yang digelar tahun 2023 ini di Hangzhou China, atlet Wushu Sumut kembali membuat Indonesia Raya berkumandang dan Merah Putih berkibar di tempat tertinggi setelah menyumbangkan Medali Emas bagi kontingen Indonesia. Medali Emas di persembahkan oleh Harris Horatius yang meraih Medali Emas nomor Nanquan Putra.

Selain menyumbangkan Medali Emas,atlet Wushu asal Sumut juga berkontribusi menyumbangkansatu Medali Perak bagi kontingen Indonesia.Medali Perak diraih oleh Samuel marbun yang meraih Medali Perak dari nomor Sanda 65 kg.
Sungguh prestasi yang cukup baik dari pembinaan Wushu di Sumut yang konsisten menyumbangkan Medali Emas bagi Indonesia di 3 Asian Games berturut-turut pada 2014,2018 dan 2022.
Semoga raihan Medali Emas dari para atlet Sumut ini tidak terhenti pada Asian Games 2022 ini tapi akan terus berlanjut pada penyelnggaraan Asian Games berikutnya. Sebuah tantangan yang harus dijawab oleh seluruh stakeholder olahraga Sumut. (***)





