Kegagalan membela PSMS Jr di putaran Final Suratin Cup 1980 tidak membuatnya “patah arang” dan putus asa. Justru kemudian menempa diri hingga akhirnya kembali dipercaya oleh pelatih PSMS Jr Subekti untuk membela PSMS Jr di Suratin Cup 1982.

Pada Suratin Cup 1982 ini dirinya bahu membahu membela PSMS Jr bersama Donny Latuperissa, Fidel Ganis Siregar, M Irsyad, Sudarto, Ronny Syaifuddin, Jaya Hartono, Azhari Rangkuti, Patar Tambunan, Subono AT Suganda, Syamsir Alamsyah dan lainnya.

Sayang langkah PSMS Jr terhenti di putaran Final. Walau gagal membawa PSMS Jr menjadi Juara Suratin Cup 1982, namun bakat besar Marzuki Nyakmad membuat para pemandu bakat PSSI terpikat. PSSI memanggil namanya untuk memperkuat PSSI Pelajar waktu itu bersama rekan – rekan setimnya. Yakni Donny Latuperissa, Azhary Rangkuti dan Patar Tambunan.

PSMS MEDAN DI FINAL DIVISI UTAMA PERSERIKATAN PSSI 1983: Berdiri ki-ka: Sunardi B (cpt), Sunardi A, Ponirin Meka, Marzuki Nyakmad, Ahmad, M Nurdin. Jongkok ki-ka: Musimin, Suherman, Sakum Nugroho, Hadi Sakiman, Hamdardi.

Aksinya yang memikat ketika memperkuat PSSI Pelajar di Bangkok membuat Marzuki Nyakmad bersama kedua rekannya di PSMS Jr Azhari Rangkuti dan Patar Tambunan dipanggil memperkuat PSSI Garuda yang akan menjalani pelatihan di Brazil sebagai proyek PSSI untuk membentuk Timnas unggulan di masa depan. Tim ini sendiri dilatih oleh pelatih top asal Brazil yaitu Barbatana.

Kemampuannya yang Tangguh dalam mengawal lini pertahanan dengan ditopang permainannya yang taktis, ulet, dan pintar membaca serangan lawan serta tak kenal kompromi ketika sedang menghadang pemain lawan,membuat dirinya menjadi pilihan utama di PSSI Garuda ini. (bersambung)

Bagikan: