Secara khusus Ramlan Yatim tercatat sebagai pesepakbola Indonesia pertama yang bermain di luar negeri ketika pada 1948 Ramlan Yatim memperkuat Penang di kompetisi sepakbola Malaysia.
2. Muslim

Muslim adalah sosok Kapten PSMS Medan ketika pertama kali merebut Juara Kejurnas/Divisi Utama Perserikatan PSSI pada 1967.Muslim saat itu bersama Sukiman adalah sosok paling senior di PSMS Medan. Muslim sudah berada di PSMS pada akhir 50-an.
Muslim sebagai Kapten Tim mampu menjembatani kerjasama antara sosok senior seperti Yuswardi, Ipong Silalahi, Zulkarnaen Pasaribu, Sunarto, Zulham Yahya, Azis Siregar dan lainnya dengan bintang muda. Ya, seperti Tumsila, Ronny Pasla, Sarman Panggabean dan Wibisono hingga akhirnya sukses meraih Juara Kejurnas PSSI 1967
dan meraih Juara Aga Khan Gold Cup 1967 di Bangladesh.
3. Soetjipto Soentoro

Soetjpto Soentoro adalah sosok Kapten Legenda Timnas Indonesia yang pada 1968 bersama bintang – bintang Nasional, seperti Abdul Kadir, Yudo Hadianto, Jacob Sihasale, Iswadi Idris, Anwar Ujang, M Basri, Max Timisela dan lainnya memperkuat Pardedetex pada 1968 – 1970.
Walau berstatus klub profesional namun Pardedetex adalah klub anggota PSMS masa itu dan akhirnya para pemainnya memperkuat PSMS di ajang Kejurnas PSSI 1969. Perpaduan bintang – bintang Nasional dengan anak – anak Medan.
Seperti Yuswardi, Ronny Pasla, Tumsila, Sarman Panggabean, Sunarto, Ipong Silalahi, Syamsuddin dan lainnya membuat PSMS menjadi “The Dream Team” dengan dimotori Soetjipto Soentoro sebagai Kapten Tim dan sukses meraih Juara Kejurnas PSSI 1969, membawa Sumut meraih medali Emas PON 1969 dan membawa PSMS lolos ke
Semifinal Asian Club Championship/AFC Champions Cup 1970 di Teheran.
Bahkan pada PON 1969 Soetjipto Soentoro sebagai Kapten Tim PON Sumut berhasil menjadi top skor dengan mencetak 16 gol yang berhasil memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh seniornya di PSMS dan Tim PON Sumut Jusuf Siregar yang mencetak 15 gol pada PON 1953.(besambung)





