Huntelaar memanfaatkan kesempatan itu dengan mencetak gol ketika AC Milan kalah 3-2 dari Udinese. Ketika Borriello tampil buruk, Huntelaar diharapkan bermain lebih sering, tetapi Leonardo memilih untuk memainkan striker veteran Filippo Inzaghi sebagai starter. Pada tanggal 3 April, Huntelaar memulai pertandingan melawan
Cagliari dan mencetak gol dari jarak 30 meter untuk menambah jumlah golnya menjadi tujuh.

Dan jumlah 7 gol itulah yang ditorehkannya di Serie A sepanjang musim 2009/2010. Pergantian pelatih dari Leonardo kepada Massimiliano Allegri membawa konsekwensi buruk bagi Huntelaar. Walau ingin bertahan dan membuktikan diri namun akhirnya Huntelaar dilepas oleh AC Milan ke Schalke 04 seiring kehadiran striker asal Swedia Zlatan Ibrahimovic di AC Milan.

13. Mark Van Bommel


Pada 25 Januari 2011, Van Bommel menandatangani kontrak enam bulan dengan AC Milan dengan status bebas transfer setelah mengakhiri kontraknya dengan Bayern Muenchen. Van Bommel hadir bersama dengan rekan senegaranya Urby Emanuelson yang dikontrak dari Ajax. Kehadirannya diperlukan untuk menggantikan posisi Andrea Pirlo yang mengalami cedera dan harus absen lama.

Van Bommel diberi nomor punggung empat, dan sehari setelah meneken kontrak dirinya melakukan debutnya di AC Milan dan membawa AC Milan menang 2-1 melawan Sampdoria di Perempatfinal Coppa Italia.

Pada 29 Januari 2011, Van Bommel melakukan debutnya di Serie A melawan Catania tetapi dikeluarkan dari lapangan setelah menerima kartu kuning kedua di awal babak kedua. Walau pun demikian Van Bommel cepat beradaptasi dengan sepak bola Italia terutama taktik dan irama permainan AC Milan dan menjadi pemain reguler di skuad AC Milan yang dilatih Massmo Allegri.

Van Bommel berperan besar dalam kemenangan AC Milan 3-0 atas Napoli.dan rival sekota Inter Milan. Ia menjadi starter dalam laga melawan Roma pada 7 Mei 2011 yang membawa AC Milan memastikan diri meraih Scudetto ke-18 pada musim 2010/2011.

Performanya yang menawan sebagai gelandang bertahan membuat AC Milan memperpanjang kontraknya untuk semusim berikutnya pada 17 Mei 2011.Perpanjangan kontrak ini sendiri memakan “korban” dilepasnya Andrea Pirlo ke Juventus.

Jelang bergulirnya Serie A Van Bommel membawa AC Milan meraih Juara Piala Super Italia pada 6 Agustus 2011 dengan menaklukkan tim sekotanya Inter Milan 2-1 di Beijing. Sepanjang musim 2011/2012 Van Bommel terus menjadi starter AC Milan baik di Serie A maupun di Champions League.Sayang Van Bommel gagal membawa AC
Milan meraih gelar juara di Serie A maupun di Champions League.

Walau demikian AC Milan tetap ingin memperpanjang kontraknya semusim lagi, namun ditolak oleh Van Bommel yang ingin kembali ke Belanda untuk menutup karirnya sebagai pesepakbola.Walau demikian Van Bommel sangat terkesan dengan pengalaman singkatnya di AC Milan.

Bahkan Van Bommel sampai meneteskan air mata haru ketika melambaikan tangannnya sebagai salam perpisahan kepada public San Siro pada pertandingan akhir AC Milan di musim 2011/2012. Ketika diwawancarai wartawan pun Van Bommel tidak dapat menahan air matanya.

Bagikan: