MEDANSPORT.ID – MEDAN – Manchester United dijamu oleh Brighton di AMEX Stadium pada laga tunda pekan ke-28 Premier League 2022/2023, Jumat (5/5/2023) pukul 02.00 WIB. Manchester United saat ini bertengger di urutan ke-4 (63 poin), terpaut 2 angka dari Newcastle di peringkat 3 klasemen EPL terbaru.

Tambahan 3 poin dari markas Brighton bisa menaikkan MU ke posisi 3, menggeser Newcastle yang sudah memainkan 1 laga lebih banyak. Namun, menundukkan Brighton bukan tugas yang mudah bagi skuad Setan Merah. Inkonsistensi perlahan menghinggapi Man United dengan situasi tim yang masih pincang.

Dalam 5 laga terakhir, Man United hanya memetik 2 kemenangan, 1 kali kalah, dan 2 kali imbang, termasuk dalam pertemuan kontra Brighton di semifinal Piala FA yang dimenangkan MU lewat adu penalti. Brighton yang gagal lolos ke final FA Cup usai kalah adu penalti tentu ingin membalas MU. Peluang itu kini terbuka bagi Seagulls yang berambisi mengejar tiket ke kompetisi level Eropa.

Brighton di peringkat 8 (52) hanya berjarak 4 poin dari Liverpool (54) di zona Liga Europa. Dengan catatan, Brighton punya tabungan 2 laga. Masalah kelengkapan skuad masih menghantui Manchester United menjelang lawatan ke markas Brighton. Setelah ditinggal Lisandro Martinez hingga akhir musim serta Raphael Varane yang masih belum pasti bisa bermain, MU juga dikhawatirkan dengan kondisi kebugaran Bruno Fernandes.

Gelandang asal Portugal itu mengalami cedera saat laga kontra Brighton 23 April lalu. Ia memang masih bermain penuh dalam 2 laga terakhir, termasuk mencetak satu-satunya gol kemenangan MU atas Aston Villa. Akan tetapi, Bruno mengaku belum 100 persen fit.

“Yang jelas, saya mengalami cedera di semifinal yang masih sedikit sakit, tapi saya bisa bermain,” kata Bruno selepas laga kontra Aston Villa dilansir dari Standard.

Selain itu, Scott McTominay masih diragukan dapat segera kembali. Kabar bagusnya hanya laporan bahwa Alejandro Garnacho telah kembali mengikuti latihan tim. Situasi tadi berpotensi menggerus kekuatan Man United. Terlebih, United mulai tampil inkonsisten, terutama sejak absennya Lisandro dan Varane di sektor bek tengah.

Fokus manajer Man United Erik ten Hag tak hanya terpaku pada menjaga kebugaran pemain, tapi juga menerapkan perubahan skuad secara tepat. Dia mesti menghindari kesalahan yang terjadi di laga kontra Tottenham akhir April lalu. Di laga tersebut, pergantian 4 pemain United saat pertengahan babak ke-2 justru menjadi petaka. MU hanya mampu bermain imbang 2-2, meski sempat unggul 2 gol terlebih dahulu.

Dalam pernyataannya yang dilansir Standard, Erik ten Hag mengaku tetap optimistis timnya bisa kembali bermain dengan kondisi prima. “Saya yakin mereka semua termotivasi untuk kembali secepat mungkin setelah kami memainkan banyak final, pertandingan besar dan, pada akhirnya, kami tahu apa yang terjadi,” kata dia, Selasa (2/5/2023) lalu.

Sementara itu, skuad Brighton akan melakoni laga kandang melawan MU dengan motivasi tinggi. Di laga terakhir, mereka menghajar Wolves dengan skor meyakinkan, 6-0. Kemenangan itu mengobati kekecewaan mereka karena tumbang 3-1 di markas Nottingham dan gagal melaju ke final Piala FA setelah disingkirkan oleh MU.

Salah satu kunci kebangkitan Brighton adalah perubahan susunan pemain yang dilakukan Roberto De Zerbi. Sang pelatih mengambil keputusan berani dengan menurunkan beberapa pemain kunci, seperti Kaoru Mitoma, Moises Caicedo, dan Alexis Marc Allister, dari bangku cadangan.

Empat 4 gol Brighton di laga kontra Wolves tercipta di babak pertama sebelum sejumlah pemain kunci itu diturunkan. Denis Undav yang musim ini baru turun 3 kali sebagai starter menjadi salah satu pahlawan lewat sepasang golnya. Penyerang Brighton, Danny Welbeck memuji perubahan yang dilakukan De Zerbi. Dia menilai, De Zerbi mampu tetap menjaga kepercayaan tim meski melakukan banyak perubahan di starting XI.

“Dia tidak hanya fokus pada tim inti sepanjang musim, tapi juga memastikan semua orang siap. Dia bisa memastikan kita semua siap selama sesi latihan,” kata Welbeck usai laga versus Wolves, seperti dilansir laman Brighton. “Kredit untuk para pemain, semua orang menyukai gayanya (De Zerbi). Dia pria yang spesial. Dia membuat semua orang termotivasi dan waspada, ingin menjadi lebih baik dan meningkat,” tambah eks striker Man United itu.

Welbeck pun mengaku antusias kembali berjumpa Man United. Misinya jelas, ingin membalaskan kekalahan timnya di semifinal Piala FA. Misi terbut bukan mustahil, terlebih Brighton memenangkan 2 duel terakhir di Liga Inggris kontra MU. Kemenangan terakhir Brighton di kandang saat menjamu MU bahkan diraih dengan skor 4-0. “Saya menantikan hari Kamis (Jumat dini hari-WIB). Kami akan bersiap dengan cara yang sama dan akan mencoba melakukan hal-hal yang benar di depan para penggemar kami,” ujar Welbeck.

Bagikan: