MEDANSPORT.ID – MEDAN – Inter Milan terancam tidak diperkuat oleh 2 bek andalannya, Milan Skriniar dan Stefan de Vrij, karena cedera. Namun, Simone Inzaghi tampaknya tidak banyak melakukan perubahan susunan pemain dari line-up di leg 1 pekan lalu.

Sebanyak 3 pemain Benfica kemungkinan akan absen karena cedera. Di luar hal tersebut, Benfica bisa kembali menyambut kembalinya Nicolas Otamendi. Usai terkena larangan bertanding, bek Argentina itu bisa berdampak positif untuk lini belakang tim.

Di leg kedua, sepertinya Inter Milan bisa mengatasi Benfica di Stadio Giuseppe Meazza babak perempat final Liga Champions 2022/2023, Kamis (20/4/2023) pukul 02.00 WIB. Kemenangan tandang atas Benfica di leg 1 meringankan beban Inter Milan. Wakil Italia ini punya peluang yang lebih besar untuk melaju ke perempat final UCL 2023.

Klub besutan Simone Inzaghi tinggal mempertahankan atau menambah keunggulan agregat. Di kubu seberang, Benfica dituntut untuk membalikkan keadaan usai kekalahan di Lisbon, Portugal. Namun, misi The Eagles bisa berat karena mereka harus bertandang ke Italia. Selain itu, Benfica tidak sedang dalam performa terbaiknya usai menelan 3 kekalahan berturut-turut.

Bertindak sebagai tuan rumah di leg ke-2 perempat final menjadi keuntungan tersendiri bagi Inter Milan. Selain telah menyimpan keunggulan agregat, Nerazzurri bakal tampil di bawah dukungan para Interisti. Hanya saja, status tuan rumah sedang tidak didukung dengan rapor termutakhir Inter di San Siro. Dalam 3 laga kandang terakhir, La Benamata selalu dipermalukan lawan-lawannya.

Pekan lalu, Inter bahkan keok ketika menjamu Monza dengan skor 0-1. “Kami kalah dalam beberapa pertandingan terakhir di San Siro dan ini seharusnya membuat kami khawatir,” ujar Simone Inzaghi, pelatih Inter Milan. Untuk mengembalikan keangkeran kandangnya, Inter kemungkinan akan lebih fokus agar dapat menghindari hasil minor. Meski sudah unggul agregat 2-0 atas Benfica, kemenangan jelas lebih ideal untuk dipetik Lautaro Martinez dan kawan-kawan.

Di sisi lain, Benfica dalam posisi yang tidak diunggulkan di leg 2 nanti. The Eagles bukan hanya tertinggal 2 gol dari Inter Milan. Rafa Silva cs. terlihat belum menunjukkan tanda-tanda bangkit. Di laga terakhir Liga Portugal, Benfica tumbang di tangan Chaves 1-0. Walaupun bandul prediksi tidak mengarah pada Benfica, optimisme belum hilang dari Roger Schmidt. Juru taktik The Eagles itu percaya bahwa anak asuhnya mampu mengukir hasil terbaik di leg ke-2.

“Kami harus selalu percaya pada diri sendiri. Saya yakin kami bisa menang di Milan,” ujar Roger Schmidt, pelatih Benfica. Benfica masih memiliki pekerjaan untuk dibenahi sebelum menantang Inter. The Eagles dituntut tampil lebih efisien. Finishing perlu diasah lagi agar dapat mengkonversi peluang menjadi gol. Aspek tersebut yang tidak terlihat di 2 pertandingan terakhir Benfica.

Bagikan: