MEDANSPORT.ID – MEDAN – Laga krusial terjadi di leg kedua perempat final Liga Champions yang digelar di Stamford Bridge, Rabu (19/4/2023) pukul 02.00 WIB. Chelsea selaku tuan rumah akan berupaya melumpuhkan Real Madrid di depan pendukungnya sendiri.
Real Madrid menyongsong lawatan ke markas Chelsea dengan bekal kemenangan leg 1 babak perempat final UCL 2023. Los Blancos sementara ini mengantongi keunggulan agregat 2-0 atas Chelsea. Untuk lolos ke semifinal, Madrid hanya butuh hasil imbang atau minimal mempertahankan keunggulan agregat mereka.
Beban berat jelas dipikul kubu Chelsea. Posisi The Blues yang tertinggal 2 gol, jelas memaksa mereka untuk bekerja lebih keras. Skuad asuhan Frank Lampard butuh kemenangan 2 gol untuk menyamakan skor, atau margin 3 gol guna membalikkan kedudukan. Tapi kans tersebut terbilang tipis, terutama jika berkaca dengan tren performa Chelsea saat ini.
Chelsea dibayangi performa buruk mereka ketika duel leg 1 perempat final UCL 2023. Saat bertandang ke markas Real Madrid pekan lalu, The Blues benar-benar tampil di bawah tekanan. Kai Havertz dan kolega dieksploitasi oleh Los Blancos sepanjang 90 menit laga berlangsung. Real Madrid menggempur pertahanan Chelsea dengan melepaskan 18 tembakan.
Dari jumlah tersebut, 10 di antaranya berhasil on target. Di sisi lain, The Blues cuma melepaskan 7 tembakan, tapi hanya 3 yang mengarah ke gawang. Potensi Chelsea kembali mengalami kesulitan di hadapan Madrid masih relatif besar. Hal ini lantaran The Blues juga belum terlihat mampu membenahi perfomanya.
Terbukti, Chelsea justru memperpanjang periode terburuk mereka pada pekan lalu di Liga Inggris (EPL). Bermain di Stadion Stamford Bridge, Chelsea dipermalukan Brighton dengan skor 1-2. Aspek ofensif The Blues terbilang tumpul. Mereka hanya melepaskan 2 tembakan ke arah gawang.
“Orang-orang akan berbicara tentang 3 kekalahan, tetapi saya memikirkan performa dan kemudian kemenangan akan datang. Hari ini performanya tidak layak untuk menang,” kata Frank Lampard pelatih Chelsea selepas laga.
Kelemahan Chelsea tentu saja berpeluang dimanfaatkan Real Madrid, yang tengah diliputi kepercayaan diri tinggi. Los Blancos saat ini berada di jalur yang tepat untuk menegaskan lagi superioritas mereka di hadapan The Blues. Pekan lalu di ajang Liga Spanyol (LaLiga), Madrid menang 2-0 atas Cadiz.
Terkait kesiapan tim untuk leg 2 perempat final UCL, Real Madrid kemungkinan tidak banyak mengalami hambatan. Pelatih Carlo Ancelotti tampak yakin dengan kebugaran skuadnya. Meski punya jadwal yang padat, Los Blancos dinilai masih bisa mengontrol kondisi pemain.
“Tim memiliki energi dan fakta bahwa kami punya pemain berusia 35 tahun yang bermain di laga fantastis pada Rabu malam, dan 3 hari kemudian menampilkan performa hebat lainnya, adalah tanda tim bekerja dengan baik,” jelas Ancelotti, dikutip dari laman resmi klub.
Bagi Ancelotti, skuad Madrid saat ini memberinya banyak opsi dalam menyusun line-up jelang menantang Chelsea. Pasalnya Don Carlo menganggap tak sedikit pemain Los Blancos yang tampil bagus di laga kontra Cadiz, seperti: Tchouameni, Asensio, Ceballos, hingga Benzema. Hal ini tentu membuka banyak pilihan bagi Ancelotti
“Kami memiliki keraguan, tetapi juga ketenangan pikiran karena memiliki banyak pilihan di bangku cadangan,” tambah Ancelotti.





