Razi Raih Medali Emas Perdana Di Ajang Porwil Medan

MEDANSPORT.ID-MEDAN-Atlet yang akrab disapa Razi ini berhasil menyumbang medali emas untuk kontingen Kecamatan Medan Labuhan. Raihan yang disabet atlet yang dilahirkan di Medan ini merupakan Medali emas perdana Cabang Olahraga (Cabor) dayung pada ajang Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Kota Medan VIII/2023

Darah yang mengalir bagi anak kedua dari tiga bersaudara sebagai atlet dayung merupakan titisan dari sang ayah yang merupakan mantan atlet dayung. Hal tentunya membuat cowok bernama lengkap Rahkmazi ini mendapat arahan dan bimbingan dari sang ayah maupun pelatih.

Sebagai anak yang kehidupan dekat dengan laut membuat Razi dengan mudah untuk menekuni olahraga dayung. Bergabung dengan klub dayung Belawan Maju, selama lima bulan melakoni latihan membuktikan diri sebagai yang terbaik di kelas Kayak 1 (K1) 200 m putra pada ajang pesta olahraga bergengsi kota Medan yang telah usai di gelar pada 21 Februari sampai 3 Maret 2023.

"Raihan medali emas yang diraih merupakan medali perdana pada even perdana yang diikuti pada cabor dayung Porwil Kota Medan 2023. Prestasi yang diraih atas dukungan dan motivasi yang diberikan ayahanda yang merupakan mantan atlet dayung. Saat latihan ayahanda berbagi pengalaman untuk menjadi atlet dayung yang tangguh dan andalan untuk dapat menyingkirkan lawan saat bertanding", ujar pelajar SMK Muhammadiyah 4 Medan ini, Selasa (21/3/2023)

Anak dari pasangan Rusli dan Sapini ini menuturkan sebagai pendatang baru dalam olahraga dayung, untuk ke depannya fokus latihan untuk memperbaiki waktu yang lebih cepat lagi sesuai arahan pelatih. Tentunya dengan prestasi demi prestasi untuk mengharumkan nama kota Medan dalam bidang olahraga, khususnya dayung.

Dibawah binaan pelatih Edi, pemilik tinggi 164 cm dan berat 55 kg ini menjelaskan dayung merupakan olahraga yang menggunakan alat berupa perahu dan dayungan.
Teknik dasar mendayung sangat berpengaruh dalam mencapai sebuah prestasi karena seorang pendayung harus mampu mendayung sambil mempertahankan keseimbangan supaya laju
perahu cepat dan tidak terjatuh.

"Pembinaan olahraga dayung saat ini khusus pada atlet pemula yang ada di PODSI Kota Medan berhadapan dengan berbagai tantangan, proses hidup yang semakin canggih dan modern berdampak pada
perkembangan atlet untuk menjadi atlet yang baik, professional dan berkualitas", papar atlet yang berdomisili di kampung nelayan seberang, Belawan ini.

Cowok berdarah Banjar ini mengatakan sebagai atlet tentu ingin meraih prestasi tertinggi. Untuk itu diharapkan
sarana dan prasarana harus memadai sehingga latihan lebih efektif. Jika sarana dan prasarana kurang memadai maka waktu latihan menggunakan perahupun sangat sedikit dengan jumlah atlet yang cukup banyak.
Sehingga tujuan dari latihan tidak tercapai sesuai dengan target. (*)