Marcus Thuram memulai karir profesionalnya di Sochaux yang diperkuatnya selams tiga musim di Ligue 2,sebelum menghabiskan dua tahun di Ligue 1 bersama Guingamp. Pada 2019, dia bergabung dengan Borussia Mönchengladbach dengan bayaran €12 juta.
Thuram melakukan debut internasional seniornya untuk Prancis pada tahun 2020, dan menjadi bagian dari skuat mereka di UEFA Euro 2020 dan Piala Dunia FIFA 2022 ini. Marcus Thuram adalah bagian dari skuad Prancis U19 yang memenangkan Kejuaraan Eropa UEFA 2016. Marcus Thuram sebenarnya juga dapat memperkuat Timnas Italia karena dirinya dilahirkan di Parma ketika ayahnya bermain di Parma.
Namun dirinya lebih memilih membela Prancis seperti ayahnya. Thuram sendiri baru dipanggil Deschamps di injury time pendaftaran pemain Piala Dunia 2022 ini sebagai pemain ke-26. Walau lebih banyak tampil sebagai pengganti tapi Thuram sukses tampil apik dalam penampilannya bersama Prancis di Qatar ini.
Salah satu aksi apiknya adalah ketika tampil di Semifinal melawan Maroko. Deschamps membuat keputusan dengan mengganti Oliver Giroud dan memasukkan Marcus Thuram. Uniknya dengan pergantian pemain tersebut, Kylian Mbappe yang awalnya bermain di sayap kiri justru dijadikan striker sedangkan Thuram mengisi posisi Mbappe.
Deschamps menilai di saat posisi timnya sedang memimpin, Maroko akan bernafsu untuk menyerang dan terlihat posisi bek kanan Singa Atlas yang ditempati oleh Achraf Hakimi sering terlalu ikut membantu penyerangan.

di Parma dan Juventus.
Dengan masuknya Thuram yang memiliki dampak besar di sayap kiri, membuat fokus para bek lawan tertuju kepadanya sehingga ruang-ruang kosong yang ditinggalkan dapat dimaksimalkan oleh Mbappe. Dan akhirnya keputusan Deschamps itu tepat krn Thuram mampu “melayani” Mbappe dengan baik dan berujung lolosnya Prancis ke Final Piala Dunia 2022.
Jika Prancis menjadi Juara maka sejarah baru akan dicatata oleh ayah dan anak yang Muslim ini dengan menjadi pasangan ayah dan anak pertama yang membawa negaranya menjadi Juara Piala Dunia.Akankah Marcus sukses mengikuti jejak ayahnya? Mari kita lihat di Final nanti pada Minggu (18/12/2022) pukul 22.00 WIB, hanya di SCTV ‘Final Ideal’ Piala Dunia 2022. (*)





