Dalam perkembangannya PSMS memang sempat identik dengan “Anak Kebun” yang secara kebetulan didominasi oleh saudara – saudara kita yang beretnis Jawa. Maka kita mengenal sosok-sosok seperti; Ramli Yatim, Ramlan Yatim, Kliwon, Sarpi, Sukiman, Sunarto, Lasiman, Eddy Simon, Suwarno, Sunardi B, Sunardi A, Ponirin Meka, Sakum Nugroho, Mamek Sudiono, Sakirman Saswa, Nobon, Wibisono, Sumardi, Sutrisno, Bambang Usmanto, Nirwanto, Hadi Sakiman dan lainya.
Ya, mereka adalah memang bintang idola yang mengangkat nama PSMS. Namun bukan hanya etnis Jawa,PSMS juga diisi oleh bintang-bintang dari etnis Mandailing, seperti; Rais Siregar, M Rasijd Siregar, Sahala Siregar, Yusuf Siregar, Aziz Tanjung, Muslim, Zulham Effendy Harahap, Taufik Lubis, Zulkarnaen Lubis, Azhari Rangkuti, M Nurdin Nasution, Ramli Lubis dan lainnya.
Begitu juga dengan etnis Batak, yakni Cornel Siahaan, Huala Hutagalung, Ipong Silalahi, Zulkarnaen Pasaribu, Tumpak Uli Sihite, Parlin Siagian, Sarman Panggabean, Badiaraja Manurung, RS Bangga Gultom, Jamaluddin Hutauruk, Abdul Rahman Gurning, Aulia Siregar, Sahari Gultom dan lainnya.
Ada juga dari Karo, yaitu H Tarigan, Abd Karim Peranginangin, Langkat Sembiring, M Ilyas Sembiring, Andre Sitepu dan lainnya.
Dari etnis Simalungun ada M Yunus Saragih, Romunggu Sidauruk, Saktiawan Sinaga dan lainnya. Begitu juga dengan etnis Melayu, seperti; T Haris, T Dzat, T Radzali Harfas, Manan, Umar Khattab, Ismail Ruslan, Anwar Effendi Khattab, Khaidar Aswan dan lainnya.
Dari etnis Minang kita mengenal Yuswardi. Dari etnis Menado kita mengenal Ronny Pasla, Frans Pasla, Albert Pasla, Ricky Yacob. Sedangkan dari Bugis kita tahu ada Andi M Teguh. Dari etnis Maluku kita mengenal Kris Hehanussa, Karel Matulessy, Yongki Haurissa, Tommy Latuperissa, Reno Latuperissa, Donny Latuperissa, David Matulessy, Adam Tomagola, Abdul Rahman Marasabessy dan lainnya.





