MEDANSPORT.ID-MEDAN- Atlet tinju putri asal Medan, Mauliza Intan Savira berhasil menyumbang medali emas di Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) Xl/2022. Pencapaian tersebut diraih cewek yang akrab di sapa Intan ini setelah mengkandaskan perlawanan petinju putri asal Tapanuli Selatan, Miranda Pasaribu di kelas 57 kg putri pada laga final di Gelanggang Remaja Jalan Sutomo Ujung Medan, Jumat (4/11/2022).
Karier cewek yang dilahirkan pada 9 Mei 2002 dalam olahraga keras ini berjalan dengan sukses. Selama melakoni pertarungan tinju, anak dari Hanafiah Abdullah dan Ruslaini ini tercatat sebagai juara 1 Kejurda Junior Youth 2019, juara 1 Kejurnas Junior Youth 2019, juara 1 Selekda 2021 dan juara 3 Kejurnas Elit 2022
Setelah sukses meraih juara 1 Porprovsu 2022, cewek ring ini semakin fokus latihan untuk mempersiapkan diri menuju arena bergengsi olahraga nasional PON XXI yang digelar di Aceh-Sumut pada tahun 2024 mendatang.
“Alhamdulillah kesuksesan yang diraih berkat Allah SWT yang telah memberikan kemudahan untuk bertanding. Raihan pada Porprovsu harus dipertahankan pada PON 2024” ujar petinju putri asal sasana Fighter Boxing Camp ini di Medan, Sabtu (12/11/2022)
Tertariknya anak ketiga dari empat bersaudara ini dengan tinju bermula melihat saudara sepupunya berlatih dan bertanding tinju. Setelah melihat olahraga beladiri tinju dari dekat membuat diri Intan ingin mencoba olahraga ekstrem buat kaum hawa untuk dilakoni. Apalagi mendapat ajakan dari om-nya untuk berlatih tinju. Ajakan tersebut langsung di respon atlet berhijab ini.
“Mulanya saya mengenal tinju ketika melihat saudara sepupu latihan dan bertanding. Saudara sepupu juga petinju kota Medan yakni Novizar, Mutiara dan Amelia. Seiring perjalanan waktu saya menjadi tertarik untuk menggeluti tinju. Apalagi om saya Niazi Almi yang merupakan pelatih tinju PPLP Sumut mengajak untuk berlatih tinju. Ajakan tersebut langsung saya respon”, ujar mahasiswi UNIMED ini.
Pendoyan nasi gurih ini semakin eksis dalam dunia tinju. Dirinya terus berlatih di bawah binaan pelatih Pertina Medan, Dedy Swandana, Togap Marbun dan Timbul Hutagalung ‘Mike Tyson” kota Medan.
“Saya saat ini fokus latihan setiap hari untuk mencapai prestasi terbaik di bawah pelatih Pertina Medan sebelum memasuki Pelatihan Daerah (Pelatda) yang merupakan program KONI Sumut sebagai persiapan menuju PON 2024”, pungkas cewek dengan postur tubuh 156 cm dan berat badan 57 kg. (*)






