Namun, kehilangan satu pemain tidak membuat anak-anak Tanjungbalai menurunkan tensi pertandingan. Meski bertahan dari berbagai serangan tim Asahan, Hernanto cs mampu menciptakan sejumlah peluang.

Asahan tidak mampu berbuat banyak menerobos rapinya pertahanan anak-anak Tanjungbalai. Sayangnya, pemain Asahan yang berjibaku mengejar ketertinggalan harus ternoda provokasi dari bench mereka sendiri.
Pertandingan ricuh. Sejumlah pemain kedua tim terlibat pertikaian.

Kericuhan ini terjadi menjelang pertandingan usai. Pihak keamanan yang sudah bersiaga berhasil mengamankan kericuhan. Wasit akhirnya mengambil keputusan menghentikan laga dan dimenangkan Tanjungbalai.

Pelatih Tanjungbalai, Sukimin, kunci kemenagan anak asuhnya tidak terlepas dari konsentrasi bermain dan faktor stamina yang kuat. Hingga babak pertambahan waktu, para pemainnya terlihat tidak kendor meski pertandingan berjalan keras.

“Pertandingan tadi berjalan keras. Ya, artinya kami beradu strategi untuk mendapatkan hasil terbaik,” kata pria yang akrab disapa Pak Kim ini. (ril/mds)

Bagikan: