MEDANSPORT.ID – MEDAN – Klub promosi EPL musim ini Brentford lagi ganas-ganasnya. Terbukti, hingga pekan ke-11 mereka bertengger di peringkat 9. Namun kedatangan sang tamu dari London tak bisa bikin mereka tenang. Pasalnya, Chelsea juga sedang on fire. Pertandingan di pekan-12 ini sendiri digelar di Brentford Community Stadium, Kamis (20/10/2022) pukul 01.30 WIB.

Sejauh ini Chelsea sedang menjalani rangkaian 5 kemenangan beruntun sejak ditangani Graham Potter. Ini membuat The Blues sementara menempati peringkat 4 klasemen EPL dengan 19 poin. Untuk bisa bersaing dengan 3 besar, The Blues butuh konsisten meraih 3 angka. Tim 3 besar terdekat adalah Tottenham yang punya 4 angka lebih banyak dari Chelsea, tapi sudah bermain 10 kali.

Menang dari Brentford akan memuluskan jalan London Biru. Namun, sang lawan kali ini tidak bisa dianggap remeh. Duduk di posisi 9 klasemen EPL dengan 13 angka, The Bees bisa mengancam Chelsea. Mereka juga dalam momentum bagus usai menang 2-0 dari Brighton. Kemenangan atas
Brighton adalah titik penting bagi Brentford.

Sebab dalam 3 laga terdahulu, The Bees tanpa kemenangan, menderita 2 kekalahan besar, dan kemasukan 8 gol. Thomas Frank selaku pelatih The Bees mengakui bahwa timnya tidak bermain sempurna melawan Brighton. Tapi setelah momen berat, 3 poin lawan tim peringkat 7 EPL akan menyuntikkan rasa percaya diri yang sempat sirna.

“Saya sangat senang dengan para pemain. Mereka memberikan segalanya di lapangan,” ujar Frank seusai laga. Namun, momen Brentford tidak dapat dibandingkan dengan Chelsea. Sejak diasuh Graham Potter, belum ada kekalahan yang diderita The Blues. Meski sempat mendapatkan hasil imbang di laga debutnya, Potter lantas membawa Chelsea meraih 5 kemenangan beruntun di EPL dan UCL.

Terakhir, Chelsea membawa pulang kemenangan 0-2 dari markas Aston Villa. Menariknya, Mason Mount yang mencetak dua gol kemenangan Chelsea mengaku bahwa mereka sebenarnya tak bermain terlalu baik. “Kami tahu bahwa kami bisa lebih baik lagi. Pelatih sudah mengingatkan kami bahwa mungkin kami akan lebih banyak kesulitan di lapangan. Tapi kami bisa melalui itu semua,” tutur Mount.

Bagikan: