“Pengalaman-pengalaman kita kalau sudah dalam cuaca hujan sudah harus siaga dengan segala persiapannya. Tapi kali ini sepertinya harus ditunda karena sudah ada upaya untuk mengeringkan genangan,” ucapnya.
Sudjarno turut menerangkan ketika kompetisi akan berjalan, setiap klub mendaftarkan stadion sebagai venue.
PT LIB sifatnya melakukan verifikasi dan ada Inspeksi.
Hanya saja bilang Sudjarno, saat inspeksi tidak selalu dalam keadaan hujan deras.
“Nah sat inspeksi tidak hujan deras dan kita menyatakan ini layak. Namun jika suasana alam kita tidak bisa memastikan. Tapi ini sebenarnya jadi momentum untuk pembenahan apalagi jika lolos ke liga yang lebih tinggi tahun berikutnya,” ucapnya lagi.
Disinggung wasit, Sudjarno mengaku sebagai ranahnya PSSI. PT LIB sifatnya sebagai user.
“Tapi kita tetap memantau kinerja wasit karena Kita diberi mandat oleh PSSI dan akan memberikan catatan atas kinerja wasit yang dianggap merugikan klub peserta,” katanya mengakhiri. (*)






