Sementara itu, menurut Ketua PB (Panitia Besar) Porprovsu 2022 H Sakiruddin SE MM, saat pendaftaran peserta masih ada kabupaten/kota yang tidak melengkapi data atletnya.
“Makanya hari ini finalisasinya dengan Technical Delegate dan KONI Kabupaten/Kota sebagai peserta Porprovsu 2022. Akhir dari Rapat Koordinasi ini menjadi Ketetapan Bersama, sehingga tidak ada lagi masalah pada Porprovsu 2022,” tutur Sakir.
Pada Porprovsu 2022 ini, KONI Medan diketuai Eddy H Sibarani mengirimkan kontingen paling besar dengan jumlah 240 atlet dan 58 ofisial untuk mengikuti 17 Cabor. Asahan dan Deliserdang juga mengikuti 17 cabor.
“Jumlah ofisial maksimal 30 persen dari jumlah atlet yang didaftarkan. Pembukaannya pada 29 Oktober pkl 1500 WIB di Astaka Jalan Pancing dan hari itu otomatis tidak ada pertandingan,” pungkas Sakir. (*)






