Catatan MEDANSPORT.ID
Inter masih bersaing ketat dengan AC Milan dalam perburuan Scudetto, sedangkan Roma terus berjuang untuk menembus empat besar. Duel mereka nanti sepertinya bakal berlangsung ketat.
Musim ini, Inter sudah dua kali menghadapi Roma di Serie A dan di perempat final Coppa Italia. Melawan tim asuhan sang mantan Jose Mourinho itu, Inter selalu keluar sebagai pemenang.
Namun, Roma sekarang sedang sulit dikalahkan. Bagi Inter, yang tak ingin kehilangan poin di sisa musim, laga nanti bisa menjadi sebuah ujian yang cukup berat.
Lautaro Martinez ditengarai akan mempertahankan posisinya di barisan penyerangan tuan rumah. Pekan lalu, striker Argentina itu berhasil menunjukkan performa apik dengan menyumbang 2 gol ke gawan AC Milan.
Dalam laga nanti, Lautaro kemungkinan akan dipasangkan dengan Edin Dzeko. Namun, pelatih Simone Inzaghi juga punya opsi lain, yakni Joaquin Correa. Di kubu seberang, AS Roma masih akan tampil tanpa Nicolo Zaniolo
yang harus menjalani skorsing akumulasi kartu kuning.
Oleh karenanya, Mkhitaryan bisa menempati posisi sayap sementara Lorenzo Pellegrini di posisi gelandang serang tengah, tepat di belakang Tammy Abraham.
Inter punya catatan mentereng tiap saat berjumpa AS Roma. Sejak 2017, La Beneamata tidak pernah tersentuh kekalahan sama sekali. Dalam kurun tersebut, Inter berhasil mengantongi 4 kemenangan dan 6 hasil imbang.
Inter tak terkalahkan dalam 10 laga terakhirnya melawan Roma di semua kompetisi. Inter selalu menang dengan margin minimal 2 gol dalam 3 laga terakhirnya melawan Roma di semua kompetisi. Inter selalu menang dalam 4 laga terakhirnya di semua kompetisi.
Inter tak terkalahkan dalam 7 laga terakhirnya di Serie A. Sedangkan Roma tak terkalahkan dalam 12 laga terakhirnya di Serie A. Selalu tercipta maksimal 2 gol dalam 5 dari 7 laga terakhir Roma di Serie A. Roma selalu
mencetak 1 gol dalam 4 laga tandang terakhirnya di Serie A.
