MEDANSPORT.ID – MEDAN – Benfica tampil perkasa di babak sebelumnya dan sukses menyingkirkan Ajax Amsterdam dengan agregat 3-2. Kali ini, lawannya bisa dibilang lebih berat. Wakil Portugal itu harus menghadapi Liverpool, yang sebelumnya telah mengeliminasi Inter Milan.
Leg pertama babak perempat final Liga Champions 2021/2022, Benfica selaku tuan rumah berhadapan dengan Liverpool di Estadio da Luz, Rabu (6/4/2022) pukul 02.00 WIB.
Sejauh ini, Liverpool membukukan rekor mentereng di Liga Champions 2021/2022. The Reds berhasil finis jadi juara Grup B dengan raihan sempurna alias selalu menang. Daftar lawan yang dihajar tim asal Merseyside, Inggris ini juga tidak main-main dan tergolong klub besar Eropa, yakni Atlético Madrid, FC Porto, serta AC Milan.
Di fase knock-out, The Reds sempat mendapatkan sedikit rintangan setelah hanya unggul agregat 2-1 atas Inter. Mereka menang 0-2 pada leg pertama babak 16 besar sebelum menyerah 0-1. Anak asuh Jürgen Klopp kini akan meladeni tantangan Benfica pada babak perempat final. Kendati lebih difavoritkan, Liverpool harus mewaspadai wakil Portugal itu.
Pasalnya, As Águias yang tampil di kandang sendiri justru unggul head to head atas The Reds. Sebagai salah satu klub papan atas Premier League, Liverpool lebih diunggulkan banyak pihak. The Reds berpeluang bisa
melewati hadangan Benfica lantaran memiliki kualitas tim yang lebih baik.Performa Liverpool bekalangan juga tetap menanjak.
Sebelum meladeni Benfica, Mohamed Salah dan kawan-kawan selalu menang pada 4 penampilan terakhir di semua kompetisi. Bahkan, catatan tersebut disertai raihan clean sheet alias tanpa kebobolan. Terbaru, The Reds menumbangkan Watford dengan 2 gol tanpa balas dalam laga EPL 2021/2022, Sabtu (2/4) lalu.
Artinya, ketajaman lini depan juga dapat diimbangi kokohnya sektor pertahanan yang sulit ditembus lawan. Kendati tim dalam kondisi sedang on fire, pentas Liga Champions 2021/2022 berpeluang menjadi arena berbeda.
Benfica yang unggul dari segi head to head merupakan ancaman serius bagi misi Liverpool untuk merebut gelar juara UCL.
Leg 1 Jika tidak hati-hati, The Reds berpotensi tergelincir alias gagal memenangkan laga. Melihat skema pertandingan fase gugur UCL yang tidak lagi menghitung keunggulan dari gol tandang, tim asuhan Jurgen Klopp perlu mencari hasil aman demi menjaga peluang lolos semifinal.
“Banyak pihak mengatakan kami adalah tim favorit, tetapi ini bisa membuat kami terlena sehingga membuat kesalahan. Saya sangat menghormati mereka (Benfica), mereka klub yang besar,” tegas Jürgen Klopp, dikutip laman resmi UEFA.
Menurut catatan, Benfica yang tidak diunggulkan pernah mengalahkan Liverpool sebanyak 3 kali dari 4 pertemuan. Artinya, rekor tersebut bisa menjadi modal positif bagi tim besutan Nélson Veríssimo saat menerima kunjungan The Reds.
Tuan rumah diyakini semakin termotivasi untuk mengamankan laga di kandang sendiri sebelum giliran tampil away. Salah satu penyerang Benfica, Gonçalo Ramos pun sangat optimistis skuad As Águias mampu menyingkirkan sang pemilik 6 trofi Liga Champions itu.
“Ini akan menjadi misi yang sulit untuk melawan Liverpool. Mereka salah satu tim terbaik di dunia. Tetapi, kami sudah berada di sini dan itu berarti kami dapat mengalahkan siapa pun,” ucap second striker berusia 20 tahun itu.





