“Sebenarnya, permainan PSDS tidak kalah dengan Karo United. Memang, dari awal pertandingan sudah terlihat keperpihakan wasit. Off side yang sering diberikan kepada kita dan hakim garis menyatakan out, padahal tidak out saat kita menyerang. Namun, keputusan wasit itu mutlak dan harus kita akui kemenangan Laskar Simbisa itu,” tutur Khairum.

Khairum juga menyampaikan permintaan maafnya, termasuk mewakili pelatih, staf dan official lainnya atas kekalahan tersebut.

“Kami dari pengurus PSDS meminta maaf kepada Bapak Bupati Deliserdang, pecinta, sponsor dan masyarakat Deliserdang, serta teman media atas kekalahan ini. Target kita dari awal yaitu mencapai Liga 2 dan sudah tercapai. Tim kita merupakan peringkat empat terbaik nasional. Kekalalahan itu membuat tim kita tidak dapat membawa Piala Liga 3 ke Deliserdang,” tutur Khairum.

Dia pun mengucapkan selamat kepada Karo United, yang akan berlaga pada final Liga 3.

“Sukses buat Karo United. Kami doakan semoga berjaya membawa Piala Liga 3 ke Sumut nantinya. ‘Rambas kerina’ lawanmu,” tandasnya.

Untuk diketahui, pada laga Derby Sumatera Utara itu, pencipta gol pertama Karo United ke gawang PSDS Deliserdang adalah Kardinata Tarigan, melalui titik 12 pas pada menit 58. Kemudian Putra Agung, pada menit 68. (ari)

Bagikan: