MEDANSPORT.ID – MEDAN – Napoli dan AC Milan melakoni sebuah duel krusial pada pekan ke-28 Serie A 2021/22, di Stadio Diego Armando Maradona, Senin (7/03/2022) pukul 02.45 WIB. Kedua tim saat ini memiliki raihan poin sama 57, dari 27 laga yang dimainkan. Napoli berhak duduk di peringkat 2 klasemen sementara
Serie A 2021/2022 sebab unggul selisih gol dari Milan. Kini, kedua tim akan bertarung demi mengamankan poin penuh dan mendekatkan diri menuju gelar juara.

Modal yang dimiliki Napoli maupun Milan terbilang sama-sama kuat jelang laga nanti. Napoli baru saja berhasil meraih kemenangan pada giornata 27 lalu. Tepatnya pada 28 Februari 2022, Partenopei berhasil mencuri poin penuh saat bertandang ke markas Lazio dengan kemenangan tipis 1-2.

Sementara itu, kubu Milan mencatatkan rekor tidak terkalahkan dalam 7 laga terakhir semua ajang (3 menang, 4 imbang). Teranyar, dalam jadwal semifinal leg pertama Coppa Italia, Milan meraih hasil imbang 0-0 saat berhadapan dengan rival sekota Inter Milan.

Kedua tim sama-sama memiliki lini depan yang cukup tajam. Napoli hingga saat ini telah mencetak 49 gol dari 27 penampilan, sedangkan AC Milan berhasil melesakkan total 53 gol dengan jumlah laga sama. Kualitas tim Napoli dan AC Milan juga cukup merata.

Keduanya tidak terlalu bertumpu pada ketajaman 1-2 pemain. Hampir semua pemain telah menyumbang kontribusi gol, baik penyerang mau pun pemain bertahan sekalipun. Namun, strategi serangan Partenopei dan Rossoneri terbilang cukup berbeda. Lorenzo Insigne dan kawan-kawan lebih suka bermain dengan operan kaki ke kaki.

Sedangkan tim rival kerap kali mengandalkan umpan-umpan panjang dan crossing. Pola serangan melalui umpan pendek yang diterapkan Napoli nyatanya cukup efektif. Terlebih lagi, pelatih Luciano Spalletti punya sederet pemain dengan kemampuan passing di atas rata-rata.

Salah satunya adalah Lorenzo Insigne yang telah mencatatkan rasio keypass tertinggi di tim (2,2). Di kubu seberang, selain mahir melancarkan serangan dari skema umpan-umpan panjang dan crossing, Milan juga pandai memanfaatkan kesempatan counter attack.

Mereka setidaknya telah mencetak total 5 gol melalui skema ini. Hal ini tidak mengherankan sebab Milan punya banyak penyerang yang punya kecepatan di atas rata-rata. Selain itu, Stefano Pioli juga memiliki para
pemain yang piawai dalam hal operan panjang. Sebut saja seperti Sandro Tonali, Theo Hernandez, dan Ismael Bennacer.

Bagikan: