Anak ketiga dari enam bersaudara ini, berlatih pada hari Senin, Rabu dan Jumat di lapangan pora-pora Disporasu Jalan Williem Iskandar No.272, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Namun, saat ini latihan berpindah ke lapangan Pengprov FOPI Sumut Jalan Alumunium Raya No.77, Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli. Kata mahasiswa semester 2 STOK Bina Guna Medan dalam kancah olahraga petanque telah membukukan prestasi antara lain, meraih perunggu nomor double man Porwil Kota Medan 2019, mendulang emas nomor single man.
Kemudian, perak double mix dan perunggu shooting man Porwil Kota Medan 2020 dan meraih eams double man dan perak single man Porwil Kota Medan 2021.
“Siapa pun atlet yang ada di Sumut, khususnya Medan tentu memiliki ambisi untuk dapat menjadi bagian dari tim kontingen Sumut pada pesta olahraga Nasional yang digelar empat tahun sekali. Tidak dipungkuri, prestasi yang diraih dalam arena PON menjadi perhatian pemerintah. Jika atlet dinilai memiliki talenta, skil, andal dan tangguh bisa direkrut untuk memperkuat tim Indonesia dalam kancah olahraga Internasional,” sebut anak dari pasangan Zamhur HS dan Sulasih ini.
Penyuka makanan nasi goreng itu menjelaskan, untuk mewujudkan impian di PON Sumut-Aceh, meski pun waktunya lebih kurang tiga tahun lagi, sebagai atlet harus mempersiapkan diri mulai dini dengan banyak latihan dengan menguatamakan kedisiplinan, mengikuti arahan pelatih, motivasi dan semangat juang yang tinggi.
Apalagi ajang seleksi Porprovsu 9 bulan lagi, tanpa terasa akan terlewati dengan singkat bila setiap harinya diisi dengan latihan dan latihan serta terus latihan. Apalagi dalam arena Porprovsu, para atlet petanque
daerah lainnya juga telah mempersiapkan atletnya masing-masing untuk dapat menjadi yang terbaik dari yang terbaik.
“Target emas yang diraih nantinya merupakan kebanggaan tersendri dalam mencapai raihan prestasi di dunia olahraga petanque. Namun, kesuksesan puncak yang akan diraih di Porprovsu, tidak akan membuat kita sebagai atlet sombong. Kemenangan yang diraih nantinya dijadikan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya menuju PON Sumut-Aceh,” tutup cowok yang memiliki tinggi 158 cm dan berat badan 56 kg itu. (***)





