MEDANSPORT.ID – MEDAN – Kegagalan meraih medali di PON Papua XX itu bukanlah akhir dari langkah. Malah dijadikan cambuk untuk event nasional lainnya. Demikian tekad Pramoedya Sufallah, atlet Lontar Martil asal Medan ini.

“Kita harus menatap ke depan, kegagalan bukan berarti kita harus diam tapi berusaha lebih keras lagi supaya mampu meraih emas di PON XXI 2024 Sumut- Aceh nantinya,” kata Pramoedya Sufallah kepada Bayu, kru MEDANSPORT.ID, Sabtu (26/02/2022).

Saat ini, mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi Medan ini itu tengah kosentrasi latihan menuju arena Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) cabor atletik yang akan digelar November mendatang.

Tentunya, secara pribadi, Pram bilang ingin membawa Sumut Bermartabat dengan raihan medali. Cowok yang akrab disama Pram ini mengatakan sebagai atlet Medan, dia berusaha membuktikan sebagai yang terbaik dari daerah lain. Sehingga misi Walikota Medan untuk menjadikan Medan sebagai kota atlet dapat diwujudkan.

“Saya lagi mematangkan persiapan dalam menuju event bergengsi tingkat Sumut. Target saya, ya sudah pasti emas pada ajang Porprovsu 2022 nanti. Insya Allah target itu bisa saya lampui agar mendapatkan satu tiket di PON Sumut-Aceh,” imbuhnya.

Peraih perak lontar martil dengan lemparan sejauh  50,47 meter di ajang Kejurnas antar PPLP se-Indonesia di Papua 2017 mengatakan lolos ke Porprovsu membuat tugas semakin berat. Apalagi dalam arena Porprovsu akan mendapatkan lawan yang berat lagi dari wilayah lainnya, terutama rekan sesama atlet Kota Medan.

“Ya, dengan berdoa sebelum berlatih dan saat pertandingan untuk diberikan kemudahan untuk membuat lemparan terbaik untuk menuju podium satu. Apalagi Porprovsu merupakan seleksi terakhir atlet Sumut menuju PON Sumut-Aceh. Intinya saya memiliki target utama untuk menjadi kontingen Sumut,” papar peraih perak Asean School Games
Malaysia 2018.

Putra dari Suhardi dan Nila Fauziah telah menorehkan berbagai prestasi di dunia olahraga. Untuk 2017 tercatat mendulang medali emas di Porwil Kota Medan III/2017 wilayah III pada nomor lempar cakram dan tolak peluru. Kedua emas yang diraih dipersembahkan untuk kontingen kecamatan Medan Timur.

Selain itu, di arena Pekan Olahraga Pelajar Kota (Popkot) Medan I/2017 menorehkan medali emas pada nomor lempar cakram dan tolak peluru untuk kontingen SMK Tritech Informatika Medan.

Pram berharap prestasi manisnya bisa terus berlanjut. Apalagi, prestasi itu bukan hanya akan mengharumkan namanya, melainkan membawa nama kota Medan dan Sumut Ia pun berharap mendapat dukungan penuh dari masyarakat Medan khususnya dan Sumut umumnya.

“Pada PON Papua dengan jarak lemparan 49.28 meter. Untuk ajang Porprovsu tahun ini akan memperbaiki lemparan yang lebih baik lagi,” tutup Pram. (***)

Bagikan: