MEDANSPORT.ID – MEDAN – Meski kalah agregat 6-2 dari Thailand, namun Timnas Indonesia meraih penghargaan tim Fair Play di Piala AFF Sabtu, kemarin. Pada leg pertama Timnas Garuda harus mengakui keunggulan anak asuh Alexander Polking 4-0. Dan tiga hari berkelang alhasil Egy Maulana Vikri Cs bermain imbang, 2-2.

Nah, peroleh sebagai tim Fair Play yang diraih Timnas Indonesia bukan tanpa alasan. Penghargaan ini tak terlepas dari kemampuan skuad Garuda bermain bersih sepanjang kompetisi.

Sepanjang kejuaraan, tim asuhan Shin Tae-yong tidak pernah menerima kartu merah. Di mata panitia dan AFF, permainan Witan Sulaeman cs dianggap paling bersih sepanjang kejuaraan dua tahunan ini.

Tak heran, skuad Garuda mendapat penghargaan fair play yang juga seakan menjadi pelipur lara, setelah gagal juara. Selain itu, Ricky Kambuaya terpilih sebagai pemain terbaik leg kedua final Piala AFF 2020.

Sayangnya, gol Ricky belum cukup membendung Thailand. Selain Ricky, Indonesia mendapat gol dari kaki Egy Maulana Vikri. Sebelumnya, skuad Gajah Perang mencetak gol lewat Adisak Kraisorn dan Sarach Yooyen.

Dengan demikian, Thailand tampil sebagai juara dengan kemenangan agregat 6-2. Bagi tim Merah Putih, ini menjadi gelar runner-up keenam sepanjang tampil di Piala AFF. Meski gagal juara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi apresiasi kepada Evan Dimas cs.

“Bagi Timnas Indonesia, kalian sudah berjuang dengan gigih dan sportif. Meski belum juara, saya dan seluruh rakyat Indonesia tetap bangga atas perjuangan Anda semua,” tulis Jokowi di akun Instagram miliknya. (int/sumber)

Bagikan: