Disuguhkan Kondisi Lapangan Tak Memadai

Fachri pun mengaku sangat senang melihat perjuangan keras anak-anak asuhnya. Apalagi, sehari sebelumnya, para pemain sudah disuguhkan pemandangan kondisi lapangan yang kurang memadai.

Skuat Timnas U-18 Indonesia, merayakan golnya ke gawang Filipina. Dalam laga pembuka Piala AFF U-18 2018, Timnas berhasil mengalahkan Filipina dengan skor telak 7-1. (PSSI)

“Alhamdulillah kami bisa meraih tiga poin. Saya apresiasi perjuangan anak-anak di atas lapangan. Setelah sehari sebelumnya mereka menunjukkan gestur tak nyaman melihat kondisi lapangan. Tapi tadi mereka memusnahkan semua itu dengan memperlihatkan semangat bertarung tanpa henti. Terutama gol cepat tadi yang dicetak Zico. Itu terjadi melalui skema permainan yang kami inginkan, begitu juga dengan empat gol lainnya di babak pertama,” terang Fachri dilansir dari laman resmi PSSI.

Diakui oleh Fakhri bahwa pada babak kedua dirinya melakukan sedikit perubahan dan mengganti beberapa pemainnya. Supriadi yang disimpan saat babak pertama, tentu menambah daya serang tim ini.

“Babak kedua ada sedikit pergantian pemain karena saya harus menyiasati kebugaran pemain di jadwal yang padat ini. Masuknya Supriadi, juga karena saya ingin tim ini bisa mencetak gol lebih banyak, dan itu terbukti,” katanya.

Kemenangan ini modal yang sangat bagus untuk Garuda Nusantara, itu dipertegas oleh mantan pelatih timnas U-16 tahun lalu.

“Bermain di pertandingan pertama dengan selisih gol yang banyak, tentu akan sangat membantu kami dalam mengarungi turnamen ini,” sambungnya.

Bagikan: