MEDANSPORT.ID – MEDAN – AC Milan punya catatan mentereng tiap kali berjumpa dengan Bologna. Rossoneri belum tersentuh kekalahan dalam kurun 6 tahun terakhir. Dari 12 pertemuan yang terjadi dalam kurun tersebut, Milan sukses mengemas 11 kemenangan dan 1 hasil imbang.

Pada pekan ke-31 ini, AC Milan kembali bersua dengan Bologna di San Siro ini dijadwalkan, Selasa (5/4/2022) pukul 01.45 WIB. Sejauh ini Milan masih memimpin balapan menuju gelar Serie A 2021/2022 dengan bekal 66 poin dari 30 pertandingan yang dilakoni. Saat ini mereka hanya unggul head to head dari Napoli yang menghuni peringkat 2 dengan jumlah laga lebih banyak (31).

Untuk itu, laga nanti malam bisa jadi kesempatan bagi tim asuhan Stefano Pioli untuk melebarkan jarak dengan para pesaing terdekatnya. Peluang Rossoneri cukup besar untuk memetik poin penuh. Pasalnya, Bologna sebagai lawannya nanti tengah mengalami turbulensi performa.

Mereka belum pernah menang dalam 4 laga beruntun (2 kalah, 2 imbang). Dalam laga nanti, Milan diprediksi masih akan mengandalkan serangan dari sektor sayap. Rafael Leao, Theo Hernandez, dan Junior Messias diharapkan mampu menyisir sisi kanan maupun kiri lapangan lawan untuk kemudian mengirimkan umpan silang menuju striker.

Sepanjang musim ini, Milan memang lebih fokus pada umpan-umpan semacam itu. Total terdapat 34 crossing yang diciptakan Theo Hernandez dan kolega di setiap laga. Namun, serangan dari sektor sayap juga tidak jarang berbuah peluang individu, baik itu merangsek ke dalam kotak penalti maupun tembakan spekulasi dari luar.

Skema terakhir tampaknya cukup erat dengan Rossoneri. Sebanyak 41 persen dari total tembakan mereka musim ini dilesakkan melalui luar kotak. Menariknya, efektivitas tendangan jarak jauh mereka juga cukup bagus,
bahkan menjadi yang terbaik di Serie A musim ini. Sudah ada 11 gol yang dilesakkan oleh Rossoneri.

Pelatih Stefano Pioli juga yakin para pemainnya memiliki tanggung jawab dan kemampuan yang bagus. Ia yakin timnya bakal meraih kemenangan dan melanjutkan konsistensi performanya. Ambisinya kali ini tentu saja adalah memastikan diri mengunci gelar juara Serie A, dengan sisa 8 pertandingan terakhir.

“Kami tidak bisa membiarkan diri kami dipengaruhi oleh hasil dari tim lain; kami membutuhkan energi untuk permainan kami sendiri. Kami tidak ingin mundur dan kami akan mendekati delapan pertandingan terakhir ini dengan energi, kekuatan, dan motivasi,” tegas Pioli.

Di kubu seberang, Bologna ditengarai akan memainkan skema operan-operan panjang dalam laga nanti. Termasuk juga umpan crossing dari sayap menuju striker. Marko Arnautovic bisa jadi andalan dalam skema ini. Rasio aerials won milik penyerang tim nasional Austria ini cukup tinggi yakni mencapai 0,8. Belum lagi didukung oleh posturnya yang jangkung (1,92 meter).

Di samping itu, Bologna juga memiliki sejumlah pemain yang lain punya sundulan berbahaya. Di antaranya seperti Lorenzo De Silvestri, Arthur Theate, Adama Soumaoro, serta Nicolas Dominguez.

Bagikan: