MEDANSPORT.ID – MEDAN – Inter Milan akan meladeni Fiorentina pada pekan ke-30 Serie A 2021/22, di Stadio Giuseppe Meazza-San Siro, Minggu (20/03/2022) pukul 00.00 WIB. Bertanding di Stadion Giuseppe Meazza, Inter Milan diprediksi akan bermain total untuk merebut 3 poin demi memenangkan perburuan gelar scudetto Serie A musim ini. Saat ini, La Beneamata duduk di peringkat 3 klasemen Serie A berkat 59 poin dari 28 laga.
Mereka masih tertinggal 4 angka dari AC Milan yang berada di puncak klasemen. Maka itu, duel giornata 29 Minggu ini wajib dimenangkan oleh tim arahan Simone Inzaghi tersebut. Namun, Fiorentina tidak boleh diremehkan. La Viola mampu bangkit dari 3 pekan beruntun tanpa kemenangan.
Pada 13 Maret lalu, tim asuhan Vincenzo Italiano berhasil memetik kemenangan tipis 1-0 atas Bologna. Berkat kemenangan itu, mereka kini berhasil menipiskan jarak poinnya dengan Atalanta. Sekarang mereka berada di tangga ke-8 dengan 46 poin, hanya terpaut 2 angka dari Atalanta di posisi 7.
Dalam laga melawan Bologna pekan lalu, La Viola sedikit diuntungkan. Pasalnya, tim tamu Bologna terpaksa harus bermain dengan 10 orang sejak menit 41 usai Kevin Bonifazi terkena kartu merah. Sejak itu, permainan Fiorentina berkembang dengan baik. Secara akumulatif, mereka berhasil memegang 62 persen penguasaan bola dan melesakkan 14 tembakan.
“Di babak kedua kami mencetak gol. Dengan keunggulan jumlah pemain, kami bisa lebih baik dalam penguasaan bola,” ujar Italiano mengomentari performa timnya di laga kontra Bologna. Namun, jika dilihat lebih jauh, performa La Viola sebenarnya tidak terlalu bagus. Italiano mengakui hal itu.
Meski unggul jumlah pemain, pasukannya kerap gagal mengonversi peluang menjadi gol. Selain harus membenahi performa lini serang timnya, Italiano juga mesti memperkokoh barisan pertahanan Fiorentina. Sebabnya, lawan mereka kali ini adalah Inter, tim dengan produktivitas gol paling tinggi di Serie A saat ini.
Di bawah asuhan Simone Inzaghi, skuad Inter Milan mampu melakukan build-up serangan dengan beragam strategi. Lautaro Martinez dan kolega cukup cepat untuk melakukan serangan dari sayap, melancarkan counter, ataupun memanfaatkan skema operan terobosan.
Di samping itu, Inter pun mencetak banyak gol dari tendangan bebas. Tercatat sudah ada 12 gol yang diciptakan Inter dari situasi set piece. Jika Inter memang masih serius bersaing dengan AC Milan dan Napoli dalam perburuan gelar juara, maka hanya ada satu pilihan. Mereka harus mengalahkan Fiorentina.





